Pilkada 2024
Hasil Survei Pilkada Pasuruan 2024, Rusdi Sutejo-Shobih vs Mujib-Wardah, Elektabilitas Siapa Terkuat
Berikut hasil survei elektabilitas terbaru di Pilkada Pasuruan 2024. Rusdi Sutejo-Shobih Asrori vs Abdul Mujib Imron - Wardah Nafisah.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut hasil survei elektabilitas terbaru di Pilkada Pasuruan 2024. Rusdi Sutejo-Shobih Asrori vs Abdul Mujib Imron - Wardah Nafisah.
Seperti diketahui, Pilkada Pasuruan 2024 akan diikuti sebanyak dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.
Kedua paslon itu yakni nomor urut 1 Abdul Mujib Imron - Wardah Nafisah (Mudah) dan nomor urut 2 Rusdi Sutejo - Shobih Asrori (Rubih).
Lantas, siapa pasangan calon (paslon) terkuat di Pilkada Pasuruan 2024?
Baca juga: Elektabilitas Pilkada Jabar 2024, Acep Adang vs Jeje vs Syaikhu vs Dedi Mulyadi, Siapa Terkuat
Survei Pilkada Pasuruan 2024 terbaru itu dirilis oleh The Republic Institute.
Hasilnya paslon Rusdi Sutejo - Shobih Asrori unggul dalam hal elektabilitas (keterpilihan) dibandingkan pasangan Gus Mujib - Ning Wardah (MUDAH).
Survei dilakukan denganteknik pengambilan sampel stratified random sampling.
Dilihat dari keterpilihannya (elektabilitas), responden yang memilih pasangan RUBIH sebesar 48,1 persen, sedangkan yang memilih pasangan MUDAH sebesar 44,1?n responden yang belum menentukan pilihan sebesar 7,8 persen .
Jika diukur dari angka popularitasnya KH A Mujib Imron (Gus Mujib) yang merupakan Incumbent Wakil Bupati dengan tingkat popularitas tertinggi yaitu sebesar 97,5 persen masyarakat Kabupaten Pasuruan yang mengenalnya.
Berikutnya ada Calon Bupati lainnya yaitu Mochamad Rusdi Sutejo (Mas Rusdi) di angka 96,5 persen , diikuti oleh Wardah Nafisah (Ning Wardah) 76,8 % , dan terakhir Shobih Asrori (Gus Shobih) 76,1 % .
Sementara jika dilihat dari nilai kesukaan (liketabilitas) responden lebih suka dengan Mas Rusdi yang dapat nilai 71,5 % , disusul Gus Mujib 70,7 % . Sedangkan Ning Wardah Nafisah 68,8 % , dan terakhir Gus Shobih 44,5 % .
Survey ini melibatkan 1.200 responden, di Kabupaten Pasuruan yang turun ke kecamatan, lalu dilanjutkan ke tingkat desa dan Kelurahan, diturunkan lagi ke tingkat RT, rumah, hingga penentuan subjek penelitiannya.
Waktu pengambilan sampel dengan wawancara langsung ke responden dilakukan 18-24 Oktober 2024, dengan margin of error sebesar 2,8 %. Ada beberapa isu yang jadi perhatian dari hasil penelitian The Republic Institute.
Sufyanto, Peneliti Utama The Republic Institute menyebut, penelitian ini bersifat independen dan transparan untuk mengukur isu-isu yang mengiringi Pilkada dan mengukur seberapa besar tingkat popularitas dan elektabilitas paslon.
Menurutnya, alasan yang membuat pasangan RUBIH bisa unggul dalam tingkat elektabilitas dan liketabilitas dibandingkan pasangan MUDAH adalah tingkat kepuasan terhadap pemerintahan sebelumnya tidak terlalu tinggi.
| Sosok 2 Pasang Kakak-Adik Sama-Sama Jadi Kepala Daerah di Sulawesi Selatan, Karier Politiknya Moncer |
|
|---|
| Rekam Jejak Constant Karma, Cawagub Baru Pasangan Benhur Tomi Mano, Gantikan Yeremias Bisai |
|
|---|
| Bupati Termuda di Jawa Barat Ini Punya Harta Kekayaan Rp1,4 Miliar di Usia 28 Tahun, Dulu Kerja Apa? |
|
|---|
| Harta Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga yang Tawari Vokalis Sukatani Jadi Guru Lagi |
|
|---|
| Breaking News! Putusan MK Pilkada Barito Utara, 2 TPS Ini Wajib Pemungutan Suara Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Hasil-survei-elektabilitas-terbaru-di-Pilkada-Pasuruan-2024.jpg)