Breaking News:

Berita Viral

2 Kelakuan Sandy Permana Pemicu Nanang Gimbal Membunuh, Sakit Hati Ucapan dan Perbuatan Tetangga

Ini dua kelakuan Sandy Permana yang membuat Nanang Gimbal menyimpan dendam kesumat yang berujung menghabisi nyawa Aktor Film Misteri Gunung Merapi

Tayang:
Tribun Network
Ini dua kelakuan Sandy Permana yang membuat Nanang Gimbal menyimpan dendam kesumat yang berujung menghabisi nyawa Aktor Film Misteri Gunung Merapi 

Lalu, pada keesokan harinya, istri Nanang berinisial Y disomasi oleh Sandy melalui pesan WhatsApp yang berisi tuduhan bahwa tersangka akan menyerang korban pada saat rapat warga sebelumnya.

Tuduhan tersebut, kata Wira, semakin membuat Nanang semakin benci dengan Sandy.

Puncaknya, Nanang pun akhirnya membunuh Sandy dengan cara menikamnya berulang kali pada Minggu (12/1/2025) sekira pukul 06.30 WIB di dekat kediaman korban di Perumahan Cibarusah Jaya Blok H4 RT 05/RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Motif Sakit Hati usai Korban Tatap Sinis dan Ludahi Tersangka

Wira mengatakan motif Nanang sampai nekat membunuh Sandy karena sakit hati lantaran korban menatap sinis kepadanya.

Hal itu terjadi saat mereka berpapasan pada Minggu pagi sekira pukul 06.30 WIB.

"Untuk motif daripada pelaku atau tersangka melakukan perbuatan tersebut adalah disebabkan karena pelaku ataupun tersangka sakit hati karena merasa direndahkan oleh korban dengan cara melihat ke arah tersangka secara sinis," katanya

Tak hanya itu, , Wira juga menyebut rasa sakit hati dari Nanang lantaran Sandy meludah ke arah dirinya.

"Kemudian korban meludah ke arah tersangka," katanya.

Sementara itu, cara Nanang membunuh Sandy adalah dengan menusuk perut korban sebanyak dua kali.

Adapun tindakan tersebut dilakukan tersangka saat korban masih berada di motor listrik yang ditumpanginya.

Wira mengatakan Sandy sempat melakukan perlawanan dengan cara menangkis dan menghalangi Nanang untuk menusuknya. Namun, Nanang tetap berupaya menusuk ke arah pelipis kiri Sandy sebanyak satu kali.

"Kemudian menusuk kepala korban sebanyak satu kali. Kemudian menusuk ke arah dada korban sebanyak satu kali. Kemudian pelaku menusuk ke arah leher kiri korban sebanyak satu kali," kata Wira.

Setelah ditikam secara membabi buta, Sandy masih hidup dengan bersimbah darah. Lalu, dia mencoba untuk meminta pertolongan.

Namun, Nanang tetap berusaha mengejar Sandy yang sudah tidak berdaya tersebut. Bahkan, tersangka kembali menusuk punggung kiri korban sebanyak satu kali.

Halaman 2/3
Tags:
Nanang GimbalSandy Permanapembunuhan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved