Breaking News:

Rekam Jejak Keluarga Lukminto Pendiri PT Sritex yang Kini Ditutup Permanen, Dirintis Sejak pada 1966

Rekam jejak keluarga Lukminto, cikal bakal Sritex perusahaan tekstil terbesar se-Asia Tenggara yang akhirnya ditutup permanen.

Tayang:
Editor: Delta Lidina
Kompas.com/Romensy Augustino
SRITEX DITUTUP PERMANEN - Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex, Wawan Setiawan Lukminto saat berpidato di hadapan ribuan karyawannya, Jumat (28/2). Akibat dinyatakan pailit, sebanyak 8.746 pekerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang ada di Sukoharjo, Jawa Tengah dinyatalan pailit pada 21 Oktober 2024.

Pada akhirnya Sritex ditutup permanen per Sabtu (1/3/2025).

Sebelumnya, Sritex adalah perusahaan tekstil terbesar se-Asia Tenggara.

Pemilik dari Sritex adalah keluarga Lukminto yang lalu dilanjutkan oleh sang anak.

Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRITEX), Iwan Kurniawan Lukminto (Wawan), mengungkapkan kesedihan mendalam setelah penutupan permanen Sritex tersebut. 

Apalagi dengan adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada karyawannya. 

"Kondisi terkini sekarang menjadi hari terakhir kita berada di sini (Sritex). Kami sangat berduka sekali karena ini adalah momentum yang historical."

"Di mana 58 tahun kita bisa berkarya dan sangat sedih sekali berpisah semuanya," terang Wawan, Jumat (28/2/2025).

Sebelumnya raksasa tekstil Sritex resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang. 

Keputusan Sritex pailit itu berdasarkan putusan perkara dengan nomor 2/Pdt.Sus- Homologasi/2024/PN Niaga Smg oleh Hakim Ketua Moch Ansor padai Senin 21 Oktober Perusahaan yang berbasis di Sukoharjo ini digugat pailit oleh vendornya PT Indo Bharta Rayon karena polemik utang yang belum terbayarkan. 

Sritex bersama  perusahaan afiliasinya, PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya dianggap telah lalai dalam memenuhi kewajiban pembayaran kewajiban kepada PT Indo Bharat Rayon, selaku pemohon. 

Lantas, siapakah pemilik PT Sritex?

Sebagai informasi, Sritex asal Sukoharjo, Jawa Tengah ini telah menjadi perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara yang memasok seragam militer untuk 35 negara, mulai dari Eropa, Asia, hingga Timur Tengah.

Sritex lahir dari kerja kerja keras H.M Lukminto, pada 1966.'

Baca juga: Ribuan Karyawan Sritex Ucapkan Selamat Tinggal dengan Tangis dan Kenangan

Kala itu Lukminto melabeli Sritex sebagai perusahaan perdagangan tradisional di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah, dikutip dari sritex.co.id.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Tags:
SritexLukminto
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved