Breaking News:

Sindir Ahok Pansos Kasus Korupsi Pertamina, Hotman Paris Bantah jadi Buzzer Pemerintah, Beber Income

Hotman Paris sindir pedas Ahok yang ikut soroti kasus korupsi Pertamina, Hotman Paris santai, berani melawannya.

Tayang:
Editor: ninda iswara
Instagram @hotmanparisofficial | Tribunnews
HOTMAN DITUDUH BUZZER - Hotman Paris bantah buzzer pemerintah setelah sindir Ahok, sebut pendapatannya sebulan lebih besar 10 gaji menteri Presiden Prabowo pada Senin (3/3/2025) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Reaksi Hotman Paris Hutapea begitu tegas setelah dirinya dituduh sebagai agen atau buzzer pemerintah, usai menyindir Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Tuduhan ini muncul setelah Ahok kembali mencuat ke publik terkait dengan kasus korupsi pengelolaan minyak mentah yang tengah diselidiki oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Ahok sendiri mengungkapkan bahwa masalah Pertamina sudah ada sejak dirinya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Namun, Ahok mengklaim bahwa saat itu dia tidak bisa banyak berbuat, termasuk memecat Direktur Utama yang diduga terlibat dalam kesalahan tersebut.

Baca juga: Alasan Hotman Paris Tolak Permintaan Nikita Mirzani Lawan Razman di Kasus Lolly: Dikira Nganggur

Pernyataan tersebut memicu reaksi Hotman Paris yang menyebut Ahok hanya mencari perhatian dan berusaha viral. Ucapan Hotman pun membuatnya menjadi sasaran serangan warganet, yang langsung menuduhnya sebagai buzzer pemerintah.

Namun, Hotman segera merespons tuduhan tersebut dengan tegas.

Menurut Hotman, tidak mungkin dia menjadi agen pemerintah, mengingat penghasilannya yang jauh lebih besar dari gaji seorang menteri.

"Jangan masuk penjara untuk yang kedua kalinya! Lima tahun berapa puluh miliar gajimu? Apa temuan kamu! Setelah Kejagung berhasil, kamu nebeng viral."

(Hotman bukan agen Pemerintah: Prabowo tau income Hotman lebih besar dari 10 gaji menteri di total tiap bulan)," tulis @hotmanparisofficial pada Senin (3/3/2025).

Dalam kesempatan sebelumnya, Hotman menegaskan bahwa Ahok sebenarnya memiliki peran dalam memperburuk praktik korupsi di Pertamina.

Saat menjabat sebagai Komisaris Utama, seharusnya Ahok bertugas mengawasi, termasuk memecat atau menginvestigasi direksi yang terlibat dalam penyelewengan.

"Komisaris utama itu tugasnya berhak memecat direksi, berhak melakukan pemeriksaan. Jadi, kalau ada penyelewengan besar di Pertamina, komisaris tidak tahu, jangan cuap-cuap di media seolah-olah dia tidak salah," ujar Hotman dalam video yang diunggah di Instagramnya pada Minggu (2/3/2025).

Hotman bahkan mencurigai ada dua kemungkinan kesalahan yang dilakukan Ahok: gagal melaksanakan tugasnya sebagai pengawas atau memang tahu tetapi tidak mengambil tindakan yang tepat.

"Saya tidak tahu mana yang benar," ujarnya.

Lebih lanjut, Hotman menilai bahwa Ahok seharusnya tidak perlu berkoar-koar jika ia mengetahui adanya skandal korupsi di Pertamina.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
Hotman ParisAhokPertamina
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved