Breaking News:

Dedi Mulyadi

Disentil Dedi Mulyadi gegara Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Ini 2 Alibi Lucky Hakim, Sanksi Berat

Liburan ke Jepang tanpa izin, Lucky Hakim disentil Dedi Mulyadi, kini beri klarifikasi hingga minta maaf, sanksi berat menanti.

Tayang:
Editor: ninda iswara
IG @DediMulyadi71
MINTA MAAF - Sempat tak balas teguran keras Dedi Mulyadi soal piknik ke Jepang tanpa izin, Bupati Indramayu Lucky Hakim akhirnya minta maaf ke Gubernur Jawa Barat 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Akhirnya, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, memberikan klarifikasi mengenai keputusannya untuk pergi liburan ke Jepang tanpa izin.

Sebelumnya, kepergian Lucky ke Jepang pada momen libur Lebaran 2025 menuai kritik keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi menilai tindakan Lucky yang pergi berlibur ke luar negeri sangat disayangkan, mengingat statusnya sebagai pimpinan di Indramayu yang seharusnya tetap berada di wilayahnya untuk menjaga kesiapsiagaan.

Tak terima dengan kritik tersebut, Dedi pun menyebarluaskan masalah ini melalui media sosialnya.

Baca juga: Lucky Hakim Minta Maaf karena Liburan ke Jepang, Dedi Mulyadi Ingatkan Sanksi Diberhentikan 3 Bulan

Menanggapi sorotan tersebut, Lucky Hakim akhirnya angkat bicara.

Ia mengungkapkan dua alasan mengapa ia memilih untuk liburan ke Jepang meski tanpa izin dari Dedi Mulyadi maupun Menteri Dalam Negeri.

Pertama, Lucky menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Jepang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Ia memastikan bahwa pada tanggal 8 April nanti, ia akan kembali dan melanjutkan tugasnya sebagai Bupati Indramayu.

"Benar, saya di Jepang, berangkat setelah Lebaran dan akan kembali setelah cuti bersama selesai. Pada H+2 Lebaran, saya ke Jepang hingga tanggal 7, dan tanggal 8 sudah mulai bekerja lagi seperti biasa, ada agenda di desa korban rob di Eretan," kata Lucky Hakim, seperti dilansir dari TribunnewsBogor.com, Senin (7/4/2025).

Alasan kedua, Lucky mengungkapkan bahwa perjalanan ke Jepang ini juga untuk memenuhi permintaan anak-anaknya.

Lucky kemudian menghubungi Dedi melalui sambungan telepon pada Minggu malam (6/4/2025) dan menyampaikan permintaan maaf karena tidak mengajukan izin terlebih dahulu.

"Tadi malam Pak Lucky Hakim sudah menghubungi saya, dan dia menyampaikan permintaan maaf karena tidak mengajukan izin terlebih dahulu untuk pergi ke Jepang. Itu dilakukan untuk memenuhi keinginan anak-anaknya. Saya pikir, ya, Pak Lucky Hakim berhak bepergian ke luar negeri, tapi memang ada aturannya," jelas Dedi Mulyadi dalam postingannya di Instagram, Senin (7/4/2025).

Dedi tidak membantah bahwa liburan merupakan hak pribadi bagi setiap orang, termasuk Lucky Hakim.

"Memang benar, perjalanan Lucky ke Jepang adalah hak pribadi. Setiap orang berhak berlibur, apalagi di hari libur dan cuti Lebaran," kata Dedi.

Namun, Dedi menekankan bahwa sebagai pimpinan daerah, seorang Bupati harus mematuhi aturan yang berlaku.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Tags:
Lucky HakimDedi MulyadiJepang
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved