Breaking News:

Sekolah Rakyat

Rekrutmen Guru, Peserta Didik, & Kurikulum Sekolah Rakyat, Perekrutan Pengajar Diambil dari PPG

Berikut ini rekrutmen guru, peserta didik, dan Kurikulum dari Sekolah Rakyat, perekrutan pengajar diambil dari rekrutmen PPG

Tayang:
Editor: Talitha Desena
PEXELS/AGUNG PANDIT WIGUNA
SEKOLAH RAKYAT: Rekrutmen guru, peserta didik, dan kurikulum untuk Sekolah Rakyat 

Berikut ini rekrutmen guru, peserta didik, dan Kurikulum dari Sekolah Rakyat, perekrutan pengajar diambil dari rekrutmen PPG

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Rekrutmen guru, peserta didik, dan kurikulum untuk Sekolah Rakyat akan dibuka pada tahun ajaran baru 2025/2026.

Proses ini bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan merata di daerah-daerah dengan kemiskinan ekstrem.

Sebagai pedoman, pemerintah mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 terkait optimalisasi pengentasan kemiskinan ekstrem.

Inpres tersebut memberikan arahan yang jelas untuk mengatasi kesenjangan sosial melalui pendidikan yang lebih adil.

Dengan langkah ini, diharapkan Sekolah Rakyat dapat membantu mewujudkan kesempatan pendidikan yang setara bagi semua anak Indonesia.

Baca juga: Seleksi Guru ASN di Sekolah Rakyat, Bagi yang Lolos Diberi Pelatihan, Ditempatkan Sesuai Domisili

"Inpres Nomor 8 Tahun 2025 sudah keluar, yang menjadi pedoman kita, dan di dalamnya tugas-tugas dari Kemendikdasmen maupun Kemensos juga sudah jelas," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (10/4/2025).

Gus Ipul mengatakan, rekrutmen guru Sekolah Rakyat nantinya dilakukan melalui kontrak kerja individu (KKI).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, guru Sekolah Rakyat akan diambil dari Program Profesi Guru (PPG) dan akan dimintakan kualifikasi.

"Yang pertama ia harus fulltime, harus di situ, dan harus disampaikan di awal," ujar Mu'ti.

Baca juga: Rekrutmen Guru untuk Sekolah Rakyat, Dibuka April 2025 untuk Lulusan PPG yang Belum Ada Penempatan

SEKOLAH RAKYAT: Ilustrasi sekolah rakyat
SEKOLAH RAKYAT: Ilustrasi sekolah rakyat (Freepik @pressfoto)

"Guru yang dikontrak tidak terikat ASN, dan memang dikontrak untuk mengajar di situ (Sekolah Rakyat)," lanjut dia.

Terkait kepala sekolah, menurut Mu'ti, nanti bisa dapat diputuskan tergantung jumlah muridnya.

Bisa di satu lokasi hanya memiliki satu kepala sekolah yang diisi dengan tiga jenjang dari SD, SMP, sampai SMA.

"Untuk BNBA dari guru yang akan menjadi tenaga pendidik, akan diserahkan pada 24 April," ungkapnya.

Abdul Mu'ti juga mengatakan, kurikulum yang akan digunakan pada Sekolah Rakyat adalah individual approach atau pemetaan peserta didik di awal.

Baca juga: Rekrutmen Guru untuk Sekolah Rakyat, Dicari Lulusan PPG & Ikuti Seleksi Tambahan, Ini Penempatannya

SEKOLAH RAKYAT: Petugas menata kursi ruangan kelas Sekolah Rakyat untuk jenjang SMA di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2025). Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan sekitar 40 Sekolah Rakyat di berbagai daerah rencananya akan memulai kegiatan pada tahun ajaran 2025/2026 dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai upaya memberikan fasilitas pendidikan yang layak. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.
SEKOLAH RAKYAT: Petugas menata kursi ruangan kelas Sekolah Rakyat untuk jenjang SMA di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2025). Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan sekitar 40 Sekolah Rakyat di berbagai daerah rencananya akan memulai kegiatan pada tahun ajaran 2025/2026 dari jenjang SD, SMP, dan SMA yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sebagai upaya memberikan fasilitas pendidikan yang layak. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww. ((ASPRILLA DWI ADHA))
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
berita viral hari inigurupeserta didikkurikulumsekolahrakyat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved