PPG Kemenag 2025
Kapan PPG Prajabatan Kemenag 2025? Dilaksanakan Setelah PPG Daljab, Ini Jadwalnya, Biaya Gratis
Inilah jadwal kapan PPG Prajabatan Kemenag 2025 diilaksanakan, diselenggarakan setelah PPG Daljab, biaya gratis.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Kapan PPG Prajabatan Kemenag 2025? Dilaksanakan Setelah PPG Daljab, Ini Jadwalnya, Biaya Gratis
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk tahun 2025, mencakup dua kategori yakni Prajabatan dan Dalam Jabatan (Daljab) khusus untuk mata pelajaran umum.
Program PPG Prajabatan ditujukan kepada lulusan S1 atau D4 yang ingin menjadi guru profesional melalui jalur pendidikan lanjutan.
Melalui program ini, lulusan pendidikan tinggi dapat memperoleh kompetensi tambahan untuk memasuki dunia kerja sebagai pendidik.
Salah satu tujuan utama PPG adalah memberikan bekal yang cukup kepada calon guru agar dapat mengantongi Sertifikat Pendidik.
Sertifikat ini menjadi salah satu syarat utama bagi guru untuk mengajar secara legal di PAUD, SD, SMP, maupun jenjang SMA.
PPG Prajabatan menyasar para lulusan baru yang belum memiliki pengalaman mengajar atau belum diangkat sebagai guru tetap.
Sementara itu, PPG Dalam Jabatan ditujukan bagi guru yang telah aktif mengajar dan ingin meningkatkan kompetensinya secara profesional.
Baca juga: 47+ Soal & Kunci Jawaban Tes Akhir Modul Profesional PPG PAI Kemenag 2025: Perbedaan Tafsir & Takwil

Pemerintah berharap program ini dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan guru yang berkualitas di berbagai daerah.
Untuk kategori Dalam Jabatan, pelaksanaan program telah berjalan dan melibatkan ribuan guru dari seluruh Indonesia.
Pemerintah menargetkan sekitar 600.000 guru, khususnya dari bidang pendidikan agama, akan mengikuti program ini dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Lantas, kapan PPG Prajabatan akan dimulai?
Berikut penjelasan resmi dari pihak Kemenag.
Jadwal PPG Prajabatan Kemenag Tahun 2025
Thobib Al Asyhar, Ketua Panitia Nasional PPG Kemenag sekaligus Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, menyampaikan penjelasan melalui laman resmi Kemenag.
Ia mengatakan, "PPG Prajabatan akan dilaksanakan jika PPG Daljab telah selesai dan itu menjadi domain Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK)."
Ia juga menyarankan kepada para calon guru agar tidak menyia-nyiakan waktu sambil menunggu pelaksanaan PPG Prajabatan.
Baca juga: 28+Bocoran Soal & Kunci Jawaban Tes Akhir Modul Profesional PPG PAI Kemenag 2025: Fungsi Utama Hadis

"Jadi, bagi calon guru, bisa memanfaatkan waktu yang ada saat menunggu PPG Prajabatan yang diselenggarakan LPTK dengan terus meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya lagi," ujarnya.
Di sisi lain, PPG Dalam Jabatan untuk Guru Mapel Umum juga direncanakan akan dibuka, namun tetap dengan ketentuan dan persyaratan tertentu.
Lebih lanjut, Thobib menjelaskan, "PPG Mapel Umum menyesuaikan dengan jadwal PPG yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen, karena guru Kemenag Mapel Umum akan diikutkan dalam pelaksanaan PPG yang diselenggarakan Panitia Nasional di Kemendikdasmen."
Ia pun menyampaikan harapan agar program tersebut sudah bisa dimulai di pertengahan tahun mendatang. "
Kita berharap, PPG Mapel Umum sudah bisa berjalan pada Mei 2025," ungkapnya.
Terkait pembiayaan program PPG Dalam Jabatan, Thobib menegaskan bahwa seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah dan peserta tidak dipungut biaya apa pun.
Ia menekankan, "Biaya PPG seluruhnya dicover oleh pemerintah, baik melalui APBN dan/atau APBD bagi guru PAI. Tidak ada sistem reimburse karena guru sama sekali tidak dikenai biaya PPG," tandasnya.
Semua Biaya PPG Kemenag 2025 Gratis
Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa seluruh biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025 akan digratiskan.
Kebijakan ini menjadi kabar baik bagi para calon guru, karena mereka tidak perlu mengeluarkan dana pribadi sedikit pun untuk mengikuti program tersebut.
Semua pembiayaan PPG PAI sepenuhnya ditanggung oleh negara, baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pada tahun ini, tercatat ada sebanyak 21.807 peserta yang mengikuti program PPG PAI.
Para peserta akan menerima pembiayaan yang dibagi dalam dua sumber, yakni 80 persen dari APBN dan 20 persen dari APBD.
Skema pembiayaan ini dirancang agar seluruh peserta memperoleh akses pendidikan yang setara dan berkualitas tanpa terbebani biaya.
“Dengan demikian, para peserta tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi apapun untuk mengikuti program ini,” tegas Direktur PAI, M. Munir, dilansir dari laman Kemenag, Senin (7/4/2025).
Pernyataan tersebut memperkuat komitmen Kemenag dalam meningkatkan mutu pendidikan agama melalui dukungan penuh terhadap calon guru profesional.
Baca juga: Tugas Refleksi Profesional Guru Kelas MI dalam PPG Kemenag 2025, Topik 1-8, Lengkap Kesimpulan

Jangan percaya oknum
Beberapa waktu lalu, ada kasus penipuan peserta PPG yang membayar biaya tidak sedikit kepada oknum.
Oknum ini menjanjikan kelulusan cepat bagi pendaftar PPG.
Munir mengimbau para peserta dan calon peserta tidak terjebak oleh ajakan-oknum yang meminta pembayaran dalam bentuk apapun dengan alasan biaya PPG.
Hal ini jelas bertentangan dengan peraturan yang ada dan bisa menciderai semangat pemerintah dalam menyukseskan sertifikasi guru PAI di Indonesia.
Baca juga: Lowongan Guru Mengajar di Sekolah Rakyat 2025, Dicari Lulusan PPG, Ada Tahap Seleksi Tambahan

"Jangan ada yang tertipu dengan ajakan untuk membayar biaya PPG PAI Kemenag.
Semua biaya ditanggung oleh pemerintah," jelasnya.
Dia menambahkan, jika ada oknum yang meminta biaya dari guru PAI peserta atau calon peserta PPG, silahkan laporkan ke pihak Kemenag.
Munir juga mengajak organisasi guru, baik asosiasi, kelompok kerja, maupun musyawarah guru, untuk ikut mendukung proses PPG ini agar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Mereka juga diminta untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
"Dengan program ini, kami harap guru PAI dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam melaksanakan tugas pendidikan agama di sekolah-sekolah," terang Munir.
Menurutnya, pemerintah tetap berkomitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.
Jadwal lengkap PPG Daljab Angkatan 1
Baca juga: Rekrutmen Guru untuk Sekolah Rakyat, Dibuka April 2025 untuk Lulusan PPG yang Belum Ada Penempatan

Berikut jadwal lengkap PPG Daljab Angkatan I:
Tahapan PPG Daljab Angkatan 1 Kemenag:
1. Modul Profesional: 10 – 19 Maret 2025
2. Modul Pedagogik: 20 – 30 Maret 2025 (29 Maret libur Hari Raya Nyepi)
3. Libur Idul Fitri: 31 Maret – 1 April 2025
Baca juga: Contoh Tugas Refleksi Profesional Guru Kelas MI Dalam PPG Kemenag 2025, Topik 1-8, Buat Rencana Aksi
4. Modul PPP: 2 – 11 April 2025
5. Induksi: 12 – 13 April 2025
6. Try Out: 13 – 14 April 2025
7. Uji Pengetahuan: 15 April 2025
8. Unggah Dokumen Ukin: 16 – 20 April 2025
9. Uji Kinerja: 21 – 27 April 2025
Thobib menegaskan pentingnya kesiapan para peserta agar dapat mengikuti seluruh tahapan dengan optimal.
"Manfaatkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar hasilnya maksimal," pesannya.
(TribunNewsmaker.com/ Kompas.com)
Sumber: Kompas.com
PPG Guru Tertentu atau Daljab 2025 Resmi Dibuka, Ini Persyaratan Lengkap & Daftar Verifikasi |
![]() |
---|
Nasib Guru yang Sudah Lengkapi Administrasi Tapi Tak Lolos PPG, Ini Jadwal Periode Batch Selanjutnya |
![]() |
---|
Link Pendaftaran Seleksi Administrasi PPG Daljab Kemenag Mapel Umum, Persyaratan Bagi Guru Madrasah |
![]() |
---|
PPG PAI Kemenag 2025 - Soal & Kunci Jawaban Tugas Laporan Studi Kasus Reflektif Ujian Pengetahuan/UP |
![]() |
---|
Seleksi PPG Daljab Kemenag 2025 Guru Mapel Umum, Ini Link EMIS GTK Madrasah, Simak Syarat Daftar |
![]() |
---|