Breaking News:

Program 100 Hari Kerja

Program 100 Hari Kerja Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Tata Aliran Sungai Demi Antisipasi Banjir

Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, Jawa Barat, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati.

Tayang:
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, Jawa Barat, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati. 

"Apa yang selama ini belum terselesaikan, insya Allah kini mulai menemukan titik terang."

"Dengan sinergi antara Pemda dan BBWS, kami optimistis bisa mengurangi persoalan banjir secara bertahap," katanya.

Sebelumnya, Pemkot Cirebon juga telah melakukan berbagai langkah preventif, seperti perbaikan saluran drainase di titik-titik rawan banjir.

"Semoga awal Mei nanti program normalisasi sungai dapat berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat," ujarnya. 

100 HARI KERJA - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Jumat (11/4/2025).
100 HARI KERJA - Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Jumat (11/4/2025). (TribunCirebon/Eki Yulianto)

Fokus Pelayanan Publik

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menegaskan komitmennya untuk memangkas belanja seremonial dan memprioritaskan anggaran pada peningkatan layanan publik.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon, Senin (3/3/2025), dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030.

Dalam pidatonya, Effendi Edo menekankan kebijakan daerah yang dipimpinnya akan selaras dengan arahan pemerintah pusat, termasuk implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

“Ada tujuh butir instruksi utama yang harus diterapkan di tingkat daerah."

"Beberapa di antaranya adalah pembatasan belanja seremonial, pengurangan perjalanan dinas hingga 50 persen, serta efisiensi belanja yang tidak memiliki output terukur,” ujar Edo dalam pidatonya seperti dikutip Tribun, Senin (3/3/2025).

100 HARI KERJA - Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon, Senin (3/3/2025), dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030. Effendi Edo siap pangkas belanja seremonial di Pemkot Cirebon.
100 HARI KERJA - Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon, Senin (3/3/2025), dalam rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Cirebon Masa Jabatan 2025-2030. Effendi Edo siap pangkas belanja seremonial di Pemkot Cirebon. (TribunCirebon/Eki Yulianto)

Lebih lanjut, Edo menjelaskan hasil efisiensi tersebut akan dialokasikan pada sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sanitasi, serta pengendalian inflasi dan stabilitas harga bahan makanan.

“Sektor-sektor tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sanitasi, serta pengendalian inflasi dan stabilitas harga makanan,” ucapnya.

Edo juga memperkenalkan visi Kota Cirebon yang tertuang dalam konsep ‘Setara Berkelanjutan’, dengan lima misi utama, yakni peningkatan kualitas SDM, produktivitas ekonomi berbasis kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang bebas KKN, kelestarian lingkungan hidup, serta pemberdayaan sosial dan budaya.

“Dengan perencanaan yang matang, kami optimistis Kota Cirebon dapat berkembang lebih maju dan berdaya saing di tingkat nasional,” ucap dia.

Dalam kesempatan tersebut, Edo meminta dukungan DPRD Kota Cirebon dan seluruh elemen masyarakat agar kebijakan efisiensi ini berjalan efektif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, kami yakin kebijakan efisiensi ini akan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya.

Pidato perdana Effendi Edo menjadi langkah awal pemerintahannya dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif dan berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Cirebon. (TribunNewsmaker/TribunCirebon)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Tags:
Effendi EdoSiti Farida RosmawatiCirebon
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved