Breaking News:

Program 100 Hari Kerja

Program 100 Hari Kerja Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Dukung Pembangunan Sirkuit Balap Lumbanan

Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Bali, I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna.

Tayang:
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Bali, I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Bali, I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna.

Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna langsung menerapkan visi misi dan program-program kerjanya.

Diketahui, I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna telah dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu.

I Nyoman Sutjidra menyambut positif pembangunan sirkuit balap di Lingkungan Lumbanan, Kecamatan Sukasada.

Bentuk dukungan bupati adalah dengan membangun akses jalan menuju sirkuit tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Sutjidra usai menerima audiensi dari jajaran Pengprov IMI Bali yang diketuai oleh I Gusti Ngurah Anom di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng

Sutjidra menyambut baik ihwal rencana pembangunan sirkuit di Lumbanan.

Ia berharap urusan lahan bisa diselesaikan secepatnya, sehingga pembangunan sirkuit bisa segera direalisasikan. 

"Dari ketua IMI Bali akan memberikan CSR senilai Rp 1 miliar untuk melakukan penataan awal sirkuit. Tentu ke depan Pemkab Buleleng ikut bertanggung jawab agar pembangunan sirkuit bisa segera diselesaikan dan dimanfaatkan untuk pembinaan generasi muda," ujarnya, Sabtu (8/3/2025). 

Sutjidra menegaskan Pemkab Buleleng siap membantu pengadaan akses jalan menuju sirkuit.

Sesuai kesepakatan awal, lebar akses masuk ke sirkuit ini mencapai delapan hingga 10 meter.

"Ini untuk mengantisipasi kejuaraan-kejuaraan besar yang akan diselenggarakan," ucapnya. 

Mengenai kebutuhan anggaran, Sutjidra mengatakan pihaknya akan segera melakukan kajian dan penghitungan bersama dinas terkait.

"Untuk pelaksanaan pembangunan akses jalan dilakukan secara bertahap," jelasnya. 

Sementara itu Ketua Pengprov IMI Bali, I Gusti Ngurah Anom mengungkapkan, pembangunan sirkuit hingga 100 persen tentunya membutuhkan waktu.

Menurutnya yang terpenting saat ini adalah pembukaan akses jalan menuju sirkuit. 

Baca juga: Program 100 Hari Kerja I Nyoman Sutjidra di Buleleng, Prioritaskan 5 Hal Ini dalam 5 Tahun ke Depan

"Paling tidak mempromosikan dulu bagaimana sirkuit Lumbanan ini dikenal. Makanya yang utama adalah pembebasan lahan dulu, membuat akses jalan, sembari menunggu arahan pak Bupati, kita buat event grasstrack dulu sambil pemadatan lahan," jelasnya. 

Pria yang akrab disapa Ajik Krisna ini mengatakan, lahan sirkuit di Lumbanan memiliki luas 5,7 hektare. Dengan luas lahan tersebut, tentunya bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis event balap lainnya.

Mulai dari drifting, slalom, hingga road race. 

PEMBANGUNAN SIRKUIT LUMBANAN - Jajaran Pengprov IMI Bali yang diketuai oleh I Gusti Ngurah Anom saat melakukan audiensi di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (8/3/2025). Audiensi tersebut berkaitan dengan pembangunan sirkuit di Lingkungan Lumbanan, Kelurahan/Kecamatan Sukasada.
PEMBANGUNAN SIRKUIT LUMBANAN - Jajaran Pengprov IMI Bali yang diketuai oleh I Gusti Ngurah Anom saat melakukan audiensi di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (8/3/2025). Audiensi tersebut berkaitan dengan pembangunan sirkuit di Lingkungan Lumbanan, Kelurahan/Kecamatan Sukasada. (TribunBali/Fredey Mercury)

Ajik Krisna menyebut sebelumnya pihak dia sudah menggelar event grasstrack di sirkuit Lumbanan, dengan jumlah peserta terbatas.

Di April 2025 ini, pihaknya akan menggelar event serupa dengan jumlah peserta lebih banyak, yakni mencapai 2000 orang. 

"Dari situ kita bisa lihat animo peserta, serta melakukan evaluasi mengenai apa saja yang masih kurang. Jadi kita membangun secara bertahap sesuai kebutuhan. Sehingga tidak mubazir," imbuhnya. 

Rencana event grasstrack kedua pada 6 April 2025 ini mendapat dukungan dari KONI Buleleng. Ketua KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja berharap melalui event kedua ini, Buleleng lebih dikenal di kalangan crosser dan penggemar otomotif. 

"Yang terpenting adalah dengan adanya sirkuit serta event yang digelar, atlet Buleleng bisa lebih mematangkan diri sebelum berlaga di event provinsi," tandasnya.

Dapat Lahan dari Pemprov untuk Sport Center

Pemerintah Provinsi Bali, memberikan lahan seluas 5,6 hektare di Lingkungan Lumbanan, Kecamatan Sukasada, kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng

Hal ini diungkapkan Gubernur Bali, Wayan Koster, saat memberi sambutan pembukaan Malam Apresiasi Seni serangkaian HUT Kota Singaraja ke 421, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno, Sabtu (5/4/2025). 

Koster mengatakan, hibah lahan Pemprov Bali seluas 5,6 hektare ini atas permohonan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.

Yang mana lahan tersebut, rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan sarana infrastruktur pusat olahraga.

"Oke juga. Pokoknya apa tagih jak Bulelenge baang sube. Soalne Gubernure uli Buleleng. (Pokoknya apa yang diminta Buleleng pasti diberikan. Karena gubernurnya dari Buleleng, red)," ucap pria asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini.

GUBERNUR BALI - Gubernur Bali, Wayan Koster (tengah) mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Buleleng pada Pilkada 2024. Ia menegaskan akan mendukung penuh semua pembanguna infrastruktur dari Bupati Buleleng.
GUBERNUR BALI - Gubernur Bali, Wayan Koster (tengah) mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Buleleng pada Pilkada 2024. Ia menegaskan akan mendukung penuh semua pembanguna infrastruktur dari Bupati Buleleng. (TribunBali/Istimewa)

Tak hanya itu, dalam lima tahun ini Koster menegaskan, akan mendukung penuh seluruh pembangunan infrastruktur yang disampaikan Bupati Buleleng. Sehingga seluruh infrastruktur utamanya jalan, bisa lebih bagus. 

Di hadapan ribuan masyarakat Buleleng, Koster juga mengatakan akan membangun kawasan pelabuhan terpadu di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Sehingga nantinya kapal pesiar yang berkunjung ke Bali akan diarahkan ke Kabupaten Buleleng

"Rencananya persiapan pembangunan akan dimulai pada tahun 2026 nanti. Pembangunan ini diharapkan agar Buleleng juga punya pelabuhan yang tidak hanya menjadi objek wisata, namun juga bisa menjadi tempat pengangkutan penumpang hingga logistik," ujarnya. 

Pada kesempatan itu, Koster juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Buleleng yang telah mendukungnya pada Pilkada 27 November 2024. Sehingga pasangan Koster - Giri memeroleh suara 57 persen di Buleleng

"Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungannya kepada pasangan Bupati-Wakil Bupati Buleleng, Sutjidra - Supriatna.

Sehingga berhasil meraih suara 63 persen. Saya harap masyarakat Buleleng guyub, kompak, bersatu, dan selalu mendukung pemerintah. Sehingga pembangunan di Buleleng dan Bali dapat berjalan lancar, sukses, serta memberi manfaat bagi masyarakat Bali," tandasnya. (TribunNewsmaker/TribunBali)

Sumber: Tribun Solo
Tags:
I Nyoman SutjidraGede SupriatnaBuleleng
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved