Breaking News:

Sosok

Sosok & Profil Bill Gates, Pendiri Microsoft Pernah di-DO Kampus, Apresiasi Program MBG Prabowo

Berikut sosok & profil Bill Gates, pendiri Microsoft kunjungi Indonesia, apresiasi program makan bergizi gratis (MBG) Prabowo, dulu mahasiswa DO.

Tayang:
Editor: ninda iswara
AFP/MICHAEL COHEN
PROFIL BILL GATES - Bill Gates, pendiri Microsoft kunjungi Indonesia, apresiasi program makan bergizi gratis (MBG) Prabowo, dulu mahasiswa DO. 

Persaingan antara Gates dan Jobs terus berlanjut selama bertahun-tahun. Meski hubungan mereka tak selalu harmonis, Gates mengakui bahwa persaingan itu saling memotivasi. 

Seiring waktu, Microsoft memperluas portofolionya dengan meluncurkan Microsoft Office pada 1990, serta masuk ke layanan cloud lewat Microsoft Azure pada 2010.

Perusahaan ini juga merambah ke industri gim lewat konsol Xbox, serta memperkuat bisnisnya dengan mengakuisisi berbagai perusahaan besar seperti Skype (2011), Mojang (2014), LinkedIn (2016), dan GitHub (2018).

Baca juga: Sosok & Profil Eky Priyagung, Komika Bongkar Kasus Pencabulan Anak di Makassar, Pelaku Guru Ngaji

Melinda dan Bill Gates
Melinda dan Bill Gates (Handout / Global Citizen's One World: Together At Home / AFP)

Jadi miliarder di usia muda dan masuk daftar orang terkaya dunia

Sejak Microsoft merilis sistem operasi MS-DOS dan Windows, perusahaan ini terus tumbuh dan menjadi pemain dominan di industri teknologi global.

Pada tahun 1983, sekitar 30 persen komputer di dunia tercatat menggunakan sistem operasi buatan Microsoft

Delapan tahun sejak didirikan, Microsoft resmi melantai di bursa saham pada Maret 1986 dengan harga penawaran perdana (IPO) sebesar 21 dollar AS per lembar. 

Saat itu, Bill Gates masih memegang 45 persen dari total 24,7 juta saham perusahaan, dengan nilai mencapai sekitar 234 juta dollar AS.

Tak lama kemudian, nilai saham Microsoft meroket.

Pada 1987, sahamnya menembus harga 90,75 dollar AS, dan kekayaan bersih Gates tercatat sebesar 1,25 miliar dollar AS.

Gelar miliarder termuda di usia 31 tahun pun disematkan kepadanya, menjadikannya ikon keberhasilan dari dunia teknologi.

Meski gelar miliarder termuda akhirnya direbut oleh Mark Zuckerberg pada 2010, nama Bill Gates tetap konsisten menghiasi daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. 

Bahkan, Gates pernah menduduki posisi pertama selama bertahun-tahun.

Namun per 7 Mei 2025, menurut data terbaru dari Forbes Real-Time Billionaires, Gates berada di peringkat ke-13 orang terkaya dunia dengan total kekayaan bersih sebesar 113 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 1.867 triliun (kurs Rp 16.522 per USD). 

Meski memiliki harta berlimpah, Gates dan mantan istrinya, Melinda, memutuskan tidak mewariskan seluruh kekayaan mereka kepada ketiga anaknya. Masing-masing anak, yaitu Jennifer, Rory, dan Phoebe, hanya akan menerima warisan sekitar 10 juta dollar AS. 

Menurut Gates, kekayaan berlebih justru bisa menghambat anak-anak membangun jalannya sendiri dalam hidup.

Penghargaan atas dedikasi filantropi global

Atas kontribusinya di bidang kemanusiaan, terutama dalam sektor kesehatan dan pendidikan, Bill Gates dan istrinya saat itu, Melinda, menerima penghargaan bergengsi dari Pemerintah Meksiko pada tahun 2006, yakni Order of the Aztec Eagle. 

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada warga negara asing atas jasa mereka terhadap masyarakat dunia.

Sepuluh tahun berselang, pada 2016, pasangan ini kembali mendapat pengakuan internasional. 

Presiden Amerika Serikat saat itu, Barack Obama, menganugerahkan mereka Presidential Medal of Freedom, sebagai bentuk penghormatan atas peran besar mereka dalam kegiatan filantropi berskala global, sebagaimana dikutip KompasTekno dari situs Biography.

(TribunNewsmaker/Kompas)

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Tags:
Bill GatesPrabowoMicrosoft
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved