Breaking News:

Sosok

Sosok & Profil Eks Danjen Kopassus Soenarko, Murka Disebut Kampungan oleh Luhut, Sebut Penjilat

Berikut sosok dan profil Soenarko, murka disebut Luhut Binsar kampungan, serang balik sebut penjilat.

Tayang:
Editor: ninda iswara
Tribunnews | Surya.co.id
PROFIL SOENARKO - Mayjen TNI Purn Soenarko menyebut bahwa pemakzulan Gibran sudah dibahas sejak 2024. Berikut sosok Mayjen TNI Purn Soenarko, eks Danjen Kopassus 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama Mayor Jenderal (Purn) Soenarko kembali menjadi sorotan publik setelah menyampaikan kritik pedas terhadap tokoh senior Luhut Binsar Pandjaitan.

Kemarahan Soenarko dipicu oleh pernyataan Luhut yang menyebut usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai tindakan "kampungan".

Sebagai respons, Soenarko melontarkan kritik tajam.

Dalam sebuah perbincangan yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun pada Kamis, 15 Mei 2025, Soenarko menyatakan ketidakterimaannya atas ucapan Luhut.

Baca juga: Sosok & Profil Luhut Binsar, Sebut Pihak yang Ingin Makzulkan Gibran Kampungan, Punya 2 Jabatan

"Saya kenal Luhut Pandjaitan dan kita semua juga tahu cuman enggak mau ngomong saja siapa Luhut di eranya Jokowi," ujar Soenarko, memperlihatkan kekesalannya.

Ia pun menyinggung pernyataan Luhut pada masa Pemilu Presiden 2019 lalu, ketika Luhut disebut menyindir Prabowo Subianto yang kala itu menjadi pesaing Jokowi.

"Dulu waktu apa Pilpres 2019 Luhut mengatakan, menyindir Prabowo bilang begini tentara jadi pecatan masa mau jadi presiden, enggaklah," ungkapnya.

Menurut Soenarko, sejak era pemerintahan Jokowi, Luhut dikenal sebagai sosok yang menjabat di berbagai posisi strategis.

"Dia tuh di mana-mana disebut sebagai menteri segala urusan. Saking rakusnya pada jabatan dia terus ngomong kita kampungan katanya," lanjut Soenarko.

Kritik yang dilontarkan Soenarko bahkan semakin keras. Ia menyebut Luhut sebagai sosok yang munafik dan haus kekuasaan.

"Nah, karena itu saya katakan Luhud ini manusia pembohong, penjilat yang sangat rakus. Saya tambah lagi sangat rakus atau serakah," tegasnya.

Tak berhenti di situ, Soenarko juga menyinggung kontroversi lama yang sempat muncul saat pandemi Covid-19.

Kala itu, Luhut diduga memiliki kepentingan bisnis dalam pengadaan alat kesehatan.

"Dia diserang oleh banyak pengamat yang mengatakan perusahaan di Luhut ini mengambil manfaat dari bisnis, alat-alat kesehatan. Dia bantah dengan segala macam kata-kata dia yang luar biasa, saya tentaralah segala macam," ujarnya.

"Kemudian dibuktikan oleh para pengkritik itu. Habis itu dia keluarkan pernyataan bahwa enggak, itu hanya mencari dana untuk kegiatan sosial. Dikejar lagi bahwa bukan untuk kegiatan sosial saja tuh karena itu cukup besar, kemudian dia diam," sambungnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Tags:
SoenarkoLuhut Binsar PandjaitanGibran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved