Ijazah Jokowi
Reza Indragiri Heran, Rismon Sianipar Belum Pernah Pegang Ijazah Jokowi Tapi Bisa Simpulkan Palsu
Ahli psikologi forensik Reza Indragiri mengungkap keheranannya dengan cara Rismon Sianipar meneliti ijazah Jokowi.
Editor: galuh palupi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ahli psikologi forensik Reza Indragiri mengungkap keheranannya dengan cara Rismon Sianipar meneliti ijazah Jokowi.
Menurutnya aneh jika Rismon Sianipar belum pernah memegang wujud fisiknya, tapi sudah menyimpulkan ijazah Jokowi palsu.
Hal itu ia ungkapkan ketika berbicara dengan Rismon belum lama ini.
"Kesimpulannya ijazah itu palsu? bagaimana mungkin bisa sampai kesimpulan ijazah palsu. Bang Rismon sendiri mengakui kan bang Rismon tidak pernah memegang ijazah Jokowi kan," tanya Reza dalam perbincangannya bersama Rismon.
Rismon lantas membeberkan niatnya hanyalah untuk memberi edukasi pada masyarakat.
"Saya ingin mengedukasi publik bahwa apa yang diklaim di medsos Dian Sandi ini ijazah Jokowi asli, fotonya ini, ya saya bantah," katanya.
Baca juga: Tak Percayai KKN & Skripsi Jokowi, Logika Roy Suryo dan Rismon Dipatahkan Adik Kelas: Gak Usah Halu!
Dirinya pun tetap pada pendiriannya, yakni dalam pengujian lewat aplikasi menyatakan bahwa foto ijazah Jokowi postingan Dian Sandi adalah palsu.
"Bahwa berdasarkan ELA itu banyak sekali potensial edit. Terutama copypaste, sebaran dari kompresinya itu tidak seragam, maka itu potensial edit sangat tinggi. Bahkan saya uji hampir 70 persen, lewat 50 persen maka kita harus menyimpulkan itu cenderung fake," katanya.
Reza Indragiri mengatakan kesimpulannya berarti bukan ijazah Jokowi yang palsu, melainkan foto postingan Dian Sandi.
"Mungkin akan aman kalau kalimat bang Rismon bukan ijazah Jokowi palsu. Kalimatnya begini ijazah Jokowi yang diperlihatkan oleh Dian Sandi itu palsu. Nah itu baru mungkin," kata Reza Indragiri.
Rismon sendiri mengakui bahwa selama ini yang palsu bukan ijazah Jokowi, melainkan foto postingan.
"Memang itu kan, kan selalu dalam apa, ijazah Jokowi yang diklaim asli oleh Dian Sandi kita harus jawab, lewat apa ? Ya bukan lewat subjektif oh itu palsu. Ada tools, error level analisis, mendeteksi sebaran kompresi dari citra digital itu. Dan memang banyak sekali terdeteksi itu hasil editan," kata Rismon.
"Kalau polisi punya ahli kan pasti juga medeteksi yang sama. Jadi itu mejawab yang di media sosial kita harus hati-hati, siapapun mengatakan itu klaim ya sudah kita uji," tambahnya.
Terpisah, Ahli Digital Forensik dan Pakar IT, Josua M Sinambela menerangkan objek penelitian tidak bisa barang fisik lalu difoto dan foto tersebut yang diuji.
"Pemeriksaan digital forensik hanya bisa dilkukan pada dokument atau data digital. Misal ada foto kemudian anda foto jadi digital kemudian anda analisi ELA dan lainnya, itu tidak berdasar. Tidak bisa dilakukan analisis terhadap ini, terutama masalah keaslian," katanya.
Sumber: Tribunnews.com
| Roy Suryo Tidak Bisa Ajukan Restorative Justice, Ketua Relawan Jokowi Mania: Tidak Masuk ke Tahapan |
|
|---|
| Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Dokter Tifa Pilih Rehat Urusi Polemik Ijazah Jokowi, Ingin Damai Juga? |
|
|---|
| Mulai Ada Titik Terang soal Kasus Ijazah Jokowi, Ayah Gibran Buka Pintu Damai ke Roy Suryo: Pribadi |
|
|---|
| Akhirnya Rocky Gerung Muncul dan Membela Roy Suryo dkk di Kasus Ijazah Jokowi, Singgung Sosok Palsu |
|
|---|
| Roy Suryo Tolak Mediasi Kasus Ijazah Jokowi, Kuasa Hukum Sebut Perkara Tak Selesai: Ungkap Kebenaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Reza-Indragiri-heran-Rismon-belum-pernah-pegang-fisik-ijazah-Jokowi.jpg)