Ijazah Jokowi
Reza Indragiri Heran, Rismon Sianipar Belum Pernah Pegang Ijazah Jokowi Tapi Bisa Simpulkan Palsu
Ahli psikologi forensik Reza Indragiri mengungkap keheranannya dengan cara Rismon Sianipar meneliti ijazah Jokowi.
Editor: galuh palupi
"Misalnya ijazah terus difoto kemudian dianalisis dan itu membuktikan bahwa ini palsu atau tidak," tambah Josua.
Baca juga: Serangan Balik Jokowi untuk Roy Suryo, Rismon, Tifa Setelah Ijazah Terbukti Asli, Tiada Ruang Damai
Menurutnya foto tersebut hanya bisa digunakan sebagai petunjuk.
"Foto yang bisa kita gunakan hanya untuk melihat petunjuk siapa yang mengeluarkan ijazah tersebut, tanggal berapa, siapa yang tandatangan, ada capnya atau tidak. Nanti bisa dibandingkan ijazah Jokowi atau Rismon misalkan. Ijazah Rismon sama gak dengan. Kita gak bisa melakukan analisis yang berbau digital forensik karena dokumennya," kata Josua.
Tidak percaya Puslabfor Polri
Rismon Sianipar mengaku tidak percaya pada hasil analisa Pusat Laboratorium Forensik terkait ijazah Jokowi.
Karena rekam jejak di 4 kasus membuat Rismon Sianipar tak percaya Puslabfor soal ijazah Jokowi dari Bareskrim Polri.
Rismon pun mengurai empat alasan kenapa ia tidak memercayai Puslabfor.
Yakni karena Rismon melihat rekam jejak buruk dari institusi tersebut.
Jejak pertama yang disorot Rismon adalah saat polisi menangani kasus Vina Cirebon.
"Kasus Vina Cirebon, ekstraksi SMS 22:14:10, tidak mereka pakai tuh dalam reka adegan. Yang diduga terjadi pemerkosan dan pembunuhan 21.30 sampai 22.30.
Bayangkan kalau masih ada ekstraksi SMS dalam periode waktu yang ditentukan, kalau itu dipakai dalam reka adegan oleh polisi, apa yang terjadi? bubar skenario itu, itu produk polisi," ujar Rismon dalam tayangan Youtube Forum Keadilan TV.
Kasus kedua adalah soal hasil analisa Puslabfor terhadap kasus Jessica Kumala Wongso.
Baca juga: Polemik Ijazah Jokowi Memanas, Teman Kuliah Ungkap Momen Wisuda, Skakmat Rismon Sianipar: Tanya UGM
Rismon bahkan menyebut Bareskrim Polri sebagai penipu.
"(Kasus) Jessica (Kumala Wongso) menggunakan ired soft software gratisan dan berbohong mengatakan itu software yang tersedia di DVR. Padahal itu Linux operating system, itu produk Laboratorium Komputer Forensik, Bareskrim Polri itu penipu, itu cacat," imbuh Rismon.
Berikutnya, jejak buruk soal analisa Puslabfor yang diungkap Rismon adalah terkait kasus kematian anggota FPI di KM 50 tahun 2020 lalu.
Sumber: Tribunnews.com
| Roy Suryo Tidak Bisa Ajukan Restorative Justice, Ketua Relawan Jokowi Mania: Tidak Masuk ke Tahapan |
|
|---|
| Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Dokter Tifa Pilih Rehat Urusi Polemik Ijazah Jokowi, Ingin Damai Juga? |
|
|---|
| Mulai Ada Titik Terang soal Kasus Ijazah Jokowi, Ayah Gibran Buka Pintu Damai ke Roy Suryo: Pribadi |
|
|---|
| Akhirnya Rocky Gerung Muncul dan Membela Roy Suryo dkk di Kasus Ijazah Jokowi, Singgung Sosok Palsu |
|
|---|
| Roy Suryo Tolak Mediasi Kasus Ijazah Jokowi, Kuasa Hukum Sebut Perkara Tak Selesai: Ungkap Kebenaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Reza-Indragiri-heran-Rismon-belum-pernah-pegang-fisik-ijazah-Jokowi.jpg)