Breaking News:

Sosok

Sosok & Profil Esmail Qaani, Komandan Pasukan Quds Iran, Dilaporkan Tewas Ternyata Masih Hidup

Simak profil Esmail Qaani, Komandan Tertinggi Pasukan Quds, berkali-kali dilaporkan meninggal, rupanya masih hidup.

Editor: ninda iswara
Tehran Times
PROFIL ESMAIL QAANI - Esmail Qaani, Komandan Tertinggi Pasukan Quds, unit elite dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), berkali-kali dilaporkan tewas, ternyata masih hidup. 

Latar Belakang dan Karier Militer

Esmail Qaani lahir pada 8 Agustus 1957 di kota Mashhad, Iran.

Ia mulai bergabung dengan IRGC pada awal konflik Iran-Irak tahun 1980.

Kala itu, Qaani dipercaya memimpin brigade tank dan pasukan lapis baja , sebuah pengalaman tempur yang mengasah naluri militernya sejak dini.

Memasuki awal 1990-an, Qaani bergabung dengan Pasukan Quds dan mulai memimpin operasi di wilayah perbatasan timur Iran, termasuk Afghanistan dan Pakistan.

Ia juga terlibat dalam aktivitas kontra-narkoba, yang menjadi salah satu fokus strategis IRGC pada masa itu.

Baca juga: Sosok & Profil Anwar Sadad, Anak Buah Presiden Prabowo Tersangka Korupsi Dana Hibah, Pengajar Ponpes

PROFIL ESMAIL QAANI - Esmail Qaani, Komandan Tertinggi Pasukan Quds, unit elite dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), berkali-kali dilaporkan tewas, ternyata masih hidup.
PROFIL ESMAIL QAANI - Esmail Qaani, Komandan Tertinggi Pasukan Quds, unit elite dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), berkali-kali dilaporkan tewas, ternyata masih hidup. (Tehran Times)

Tangan Kanan Soleimani

Karier Qaani kian menanjak ketika ia ditunjuk sebagai wakil komandan Pasukan Quds di akhir 1990-an.

Dalam posisi ini, ia menjadi figur penting di balik layar, menangani berbagai urusan logistik, administratif, dan strategi jaringan milisi pro-Iran.

Ia dikenal sebagai penghubung penting Iran dengan kelompok-kelompok seperti Hezbollah di Lebanon, Houthi di Yaman, serta milisi-milisi di Irak dan Suriah.

Dalam struktur organisasi Quds, Qaani sering dipandang sebagai tangan kanan sekaligus pewaris alamiah Qasem Soleimani.

Meskipun gaya kepemimpinannya berbeda, banyak analis melihat Qaani sebagai sosok yang mampu menjaga kontinuitas strategi militer Iran, meski dihadapkan pada tantangan baru di era pasca-Soleimani.

Gaya Kepemimpinan

Dianggap kurang karismatik dibanding Soleimani—lebih teknis, jarang tampil publik, dan tidak lancar berbahasa Arab.

Meskipun demikian, di bawah kepemimpinannya, Quds Force tetap aktif mendukung milisi proksi di Timur Tengah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Esmail QaaniIran
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved