Breaking News:

Program Kerja Kepala Daerah

Program Kerja Wali Kota Medan Rico Waas, Ada 10 Pencapaian dalam 100 Hari, Pembangunan hingga UMKM

Inilah program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap.

Tayang:
Editor: Delta LP
Instagram @dispora_kota_medan
PROGRAM WALI KOTA MEDAN - Inilah program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap. Foto tangkapan layar akun resmi Instagram Dispora Kota Medan. 

Wali Kota juga menyebut pemerintah juga telah memberi kode QR untuk situs-situs sejarah untuk mempermudah akses informasi bagi wisatawan.

Dan yang terakhir, Pemko Medan memberikan 1.000 akta kelahiran secara gratis dan 500 KTP elektronik kepada warga yang dilakukan secara langsung turun ke lapangan. 

Atas capaian itu, Rico Waas mengapresiasi peran serta seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan terkait yang telah berkontribusi membangun Kota Medan lebih baik.

"Tentu capaian itu tidak membuat kami puas diri. Kami terus berkomitmen guna membangun, memajukan dan melayani Kota Medan lebih baik," pungkasnya.

Dukung Pembentukan BNN di Medan

Angka peredaran narkotika yang kian tinggi dan berbahaya menjadi kekhawatiran bagi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas terhadap masa depan warga, khususnyan generasi muda.

Upaya penyelamatan dilakukan Rico Waas dengan mendukung pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan.

Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas saat membuka Seminar Proposal Kajian Pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan dalam mendukung Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kota Medan yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan bertempat di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (3/7/2025).

"Saya memberikan apresiasi atas berlangsungnya seminar proposal ini, kita tahu permasalahan narkotika sangat urgent untuk kita selesaikan bersama. Saya tidak ingin generasi muda kita menjadi korban penyalahgunaan narkotika, karena kedepan merekalah yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini," kata Rico Waas.

Seminar proposal ini juga turut dihadiri anggota DPRD Kota Medan Modesta Marpaung, perwakilan Forkopimda Kota Medan, Kabag Umum BNN Provinsi Sumut Roy Fadly Hasibuan, Tim Tenaga Ahli dari USU di antaranya Dr Arief Marizki Purba dan Eka Prahadian Abdurahman serta pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemko Medan.

PROGRAM WALI KOTA MEDAN - Rico Waas saat membuka Seminar Proposal Kajian Pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan dalam mendukung Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kota Medan yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan bertempat di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (3/7/2025).
PROGRAM WALI KOTA MEDAN - Rico Waas saat membuka Seminar Proposal Kajian Pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Medan dalam mendukung Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kota Medan yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan bertempat di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (3/7/2025). (Pemkot Medan)

Dikatakan Rico Waas meskipun BNN Provinsi Sumut telah bekerja secara maksimal dalam mengcover kota Medan, namun Rico Waas menyebutkan fakta di lapangan menunjukkan peredaran narkotika di Provinsi Sumut dan Kota Medan masih yang tertinggi. 

Maka dari itu, Rico Waas menilai sudah sangat layak kota Medan memiliki BNN tingkat kota, terlebih lagi sudah banyak kab/kota di Sumut yang juga telah memiliki BNN tingkat kab/kota.

"Kami perlu tahu apa saja yang harus kami persiapkan untuk mendukung pembentukan BNN di Kota Medan. Sebab kami butuh BNN kota yang bisa berkoordinasi dengan kami secara terus menerus untuk menyelesaikan permasalahan narkotika di kota Medan,"ujar Rico Waas.

Dengan terbentuknya BNN Kota Medan, Rico Waas berharap sel-sel BNN dapat menyebar hingga ke tingkat lingkungan sehingga peredaran narkotika dapat diberantas. Apalagi narkotika telah menjadi faktor utama pemicu terjadinya begal, tawuran dan tindak kriminalitas lainya. 

"Saya berharap kita semua bekerjasama untuk mengatasi permasalahan narkotika ini. Mari kita bergandengan tangan memperkuat diri. Saya yakin dengan koordinasi yang lengkap kita juga memiliki strategi yang lengkap untuk melakukan pencegahan hingga pemberantasan narkotika"pungkas Rico Waas.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Tags:
Rico WaasMedanSumatera UtaraZakiyuddin Harahap
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved