Berita Viral
10 Merek Beras Premium Diduga Oplosan, Rugi Negara Tembus Rp 99 Triliun per Tahun, Ini Daftarnya
Publik dikejutkan oleh praktik kecurangan di sektor pangan yang lebih mengkhawatirkan: beras premium oplosan.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM – Setelah heboh Pertamax oplosan, kini publik dikejutkan lagi oleh praktik kecurangan di sektor pangan yang lebih mengkhawatirkan: beras premium oplosan.
Tak main-main, beras bermerek yang selama ini dipercaya masyarakat ternyata diduga palsu dikemas rapi, dijual mahal, tapi isinya tak sesuai kualitas.
Investigasi Satgas Pangan dan Kementan menemukan 212 merek beras tidak memenuhi standar mutu nasional, termasuk 10 merek besar seperti Fortune, Topi Koki, hingga Pandan Wangi, yang kini tengah diperiksa aparat.
Baca juga: 9 Tahun Setia Digaji Rp 900 Ribu, Berman Pegawai SPBU Dipecat Gegara Isi BBM ke Jeriken 10 Liter
Dugaan kecurangan mulai dari volume berkurang, kualitas rendah, hingga label premium yang menyesatkan.
Negara pun disebut menanggung kerugian hingga Rp 99 triliun per tahun!
Beras oplosan itu tak hanya beredar sembunyi-sembunyi, tapi sudah sampai ke rak-rak supermarket dan minimarket.
Dikemas rapi dengan label “premium”, namun kualitasnya jauh dari harapan.
Seperti berat kemasan tak sesuai, campuran tak layak, dan mutu menipu.
Investigasi mendalam yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Satgas Pangan mengungkap bahwa 212 merek beras gagal memenuhi standar mutu nasional.
Lebih mengejutkan lagi, sepuluh perusahaan besar yang diduga menjadi aktor utama pengoplosan ini sudah diperiksa oleh aparat.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memberantas kecurangan pangan yang merugikan konsumen.
“Ada 10 perusahaan terbesar yang sudah dipanggil oleh Bareskrim, Satgas Pangan,” tegas Amran di Kota Makassar, Sabtu (12/7/2025).
Pemeriksaan tersebut, kata Amran, menyasar produk yang tidak sesuai standar mutu, seperti volume yang dikurangi, kualitas buruk, hingga label yang menyesatkan.
Kerugian Negara Akibat Beras Oplosan
Mentan Amran Sulaiman menegaskan, praktik semacam ini menimbulkan kerugian luar biasa hingga Rp 99 triliun per tahun, atau hampir Rp 100 triliun jika dipertahankan.
| Mencengangkan! Aset Properti Sony Sonjaya Tersangka Korupsi MBG Naik 132 Kali Lipat dalam Setahun |
|
|---|
| Jejak Kontroversi BGN di Era Dadan Hindayana, MBG Jadi Ladang Korupsi: Mark Up Anggaran Pengadaan |
|
|---|
| Kepercayaan Publik Tergerus Usai Dadan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Transparansi Manajemen Disorot |
|
|---|
| Dari Pejabat Negara ke Tahanan KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Terjaring OTT: Kasus Dugaan Pemerasan |
|
|---|
| Dadan Tersangka, Hasil Penggeledahan Kantor BGN Terbongkar: Kejagung Sita Box Kontainer dan Dokumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Beras-premium-diduga-dioplos.jpg)