Berita Viral
10 Merek Beras Premium Diduga Oplosan, Rugi Negara Tembus Rp 99 Triliun per Tahun, Ini Daftarnya
Publik dikejutkan oleh praktik kecurangan di sektor pangan yang lebih mengkhawatirkan: beras premium oplosan.
Editor: Eri Ariyanto
"Contoh ada volume yang mengatakan 5 kilogram padahal 4,5 kg. Kemudian ada yang 86 persen mengatakan bahwa ini premium, padahal itu adalah beras biasa. Artinya apa? Satu kilo bisa selisih Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per kilogram," ujarnya dalam video yang diterima Kompas.com, dikutip Sabtu (12/7/2025).
"Ini kan merugikan masyarakat Indonesia, itu kurang lebih Rp 99 triliun, hampir Rp 100 triliun kira-kira, karena ini terjadi setiap tahun. Katakanlah 10 tahun atau 5 tahun, kalau 10 tahun kan Rp 1.000 triliun, kalau 5 tahun kan Rp 500 triliun, ini kerugian," sambungnya.
Amran mengatakan bahwa temuan 212 produsen beras nakal itu telah diserahkan kepada Kapolri, Satgas Pangan dan Jaksa Agung untuk segera diproses secara hukum agar tidak merugikan masyarakat luas dan petani Indonesia.
Harapannya proses hukum terhadap pelanggaran tersebut berjalan cepat dan tegas, demi memberi efek jera kepada produsen beras nakal yang bermain di sektor pangan pokok nasional.
"Mudah-mudahan ini diproses cepat. Kami sudah terima laporan tanggal 10 (Juli) dua hari yang lalu, itu telah dimulai pemeriksaan, kami berharap ini ditindak tegas," kata Amran.
Ini Merek Beras Diduga Oplosan Tidak Sesuai Regulasi
Berikut daftar merek dan produsen yang tengah diperiksa oleh Satgas Pangan berdasarkan sumber yang diperoleh Tribunnews.com:
PT WG: Sania, Sovia, Fortune, Siip
PT FSTJ : Alfamidi Setra Pulen, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food station, Ramos Premium, Setra Pulen, Setra Ramos
PT BPR : Raja Platinum, Raja Ultima
PT UCI Larisst, Leezaat
PT BPS Tbk : Topi Koki
PT BTLA : Elephas Maximus, Slyp Hummer
PT SUL /JG : Ayana
PT SJI : Dua Koki, Beras Subur Jaya
CV BJS : Raja Udang, Kakak Adik
PT JUS : Pandan Wangi BMW Citra, Kepala Pandan Wangi
(TribunNewsmaker.com/TribunPekanbaru.com)
| Mencengangkan! Aset Properti Sony Sonjaya Tersangka Korupsi MBG Naik 132 Kali Lipat dalam Setahun |
|
|---|
| Jejak Kontroversi BGN di Era Dadan Hindayana, MBG Jadi Ladang Korupsi: Mark Up Anggaran Pengadaan |
|
|---|
| Kepercayaan Publik Tergerus Usai Dadan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Transparansi Manajemen Disorot |
|
|---|
| Dari Pejabat Negara ke Tahanan KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Terjaring OTT: Kasus Dugaan Pemerasan |
|
|---|
| Dadan Tersangka, Hasil Penggeledahan Kantor BGN Terbongkar: Kejagung Sita Box Kontainer dan Dokumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Beras-premium-diduga-dioplos.jpg)