PPG 2025
Pahami Format dan Isi Soal Studi Kasus LKPD UKPPPG 2025, Simak Uraian Jawabannya!
Studi kasus LKPD muncul sebagai topik penting dalam UKPPPG 2025. Sudah siap? Pahami dulu format dan contoh soal studi kasus LKPD-nya!
Editor: Tim TribunNewsmaker
Studi kasus LKPD muncul sebagai topik penting dalam UKPPPG 2025. Sudah siap? Pahami dulu format dan contoh soal studi kasus LKPD-nya!
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Studi kasus lembar kerja peserta didik (LKPD) dalam PPG 2025 kini menjadi salah satu materi penting yang perlu dipahami para guru, terutama dalam menghadapi ujian kompetensi.
Topik ini biasanya muncul dalam bentuk soal uraian yang menguji kemampuan peserta dalam menganalisis, merancang, dan merefleksikan LKPD sesuai dengan konteks pembelajaran.
UKPPPG sendiri terdiri atas dua bagian besar: ujian tertulis dan ujian kinerja. Ujian tertulis meliputi UTBK dan soal studi kasus, sementara ujian kinerja mencakup penilaian perangkat ajar dan video pembelajaran.
Dalam studi kasus LKPD, peserta diminta menjawab empat pertanyaan uraian, mulai dari analisis situasi hingga pelajaran berharga dari proses penyusunan LKPD.
Uraian maksimal 500 kata ini menjadi ajang peserta untuk menunjukkan kemampuan reflektif sekaligus praktik pembelajaran yang kontekstual.
Berikut ini lima contoh studi kasus LKPD PPG 2025 yang dapat dijadikan acuan menjelang pelaksanaan ujian.
Contoh Studi Kasus LKPD PPG 2025 (1)
1. Deskripsi LKPD Sesuai dengan Kondisi Siswa dan Tujuan Pembelajaran
Sebagai guru IPA di (jenjang pendidikan dan nama sekolah) saya merancang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk materi Sistem Pencernaan Manusia pada siswa kelas VIII. Materi ini bertujuan agar siswa mampu mengidentifikasi organ-organ pencernaan, memahami fungsi tiap organ, serta menjelaskan proses pencernaan makanan secara keseluruhan.
Kondisi siswa di kelas cukup beragam; ada yang sangat aktif, tetapi juga ada yang kurang percaya diri, serta perbedaan dalam gaya belajar. Beberapa cenderung visual, sementara lainnya lebih memahami melalui praktik.
LKPD disusun dengan mempertimbangkan kondisi ini, menggunakan pendekatan kontekstual dan visual interaktif, seperti gambar sistem pencernaan, urutan proses pencernaan, dan tugas praktikum sederhana seperti simulasi pencernaan menggunakan pisang, air, dan kantong plastik sebagai lambung.
2. Merancang LKPD Sesuai Tujuan Pembelajaran dan Kondisi Siswa
Dalam perancangannya, saya menggunakan pendekatan scientific inquiry, yakni siswa diajak untuk mengamati, menanya, mencoba, dan menyimpulkan. Tujuan utamanya adalah agar siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam menemukan konsep. LKPD diawali dengan pengantar berupa pertanyaan pemantik: "Mengapa kita bisa merasa lapar dan kenyang?".
Pertanyaan ini menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari siswa. Tantangan muncul ketika sebagian siswa mengalami kesulitan memahami alur kegiatan praktikum atau istilah dalam LKPD, terutama bagi mereka yang memiliki tingkat literasi sains yang masih rendah.
| PPG Tahap 3 2025: Cara Konfirmasi Data & Mulai Pembelajaran Mandiri, Menu Sertifikasi Pendidik RGTK |
|
|---|
| Jawaban PPG 2025 Topik UbD: Pernyataan Terkait Asesmen Awal Berikut Ini yang Kurang Tepat Adalah? |
|
|---|
| Bahas Understanding by Design, Kupas Tuntas Jawaban PPG Daljab 2025 Modul 1 Topik 1 |
|
|---|
| Tiga Langkah Rancang Pembelajaran Ala UbD yang Dipelajari di PPG 2025 |
|
|---|
| Urutan Fase-fase dalam Merancang UbD Adalah? Inilah Jawaban Modul 1 Topik 1 PPG 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/format-dan-contoh-soal-studi-kasus-LKPD-UKPPPG-2025.jpg)