TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang satpam asal Grobogan dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 nekat melakukan mudik.
Satpam tersebut tidak mengindahkan perintah untuk melaksanakan isolasi.
Ia justru pulang ke kampung halamannya.
Tak hanya itu, pasien juga membagi-bagikan nasi kepada warga kampungnya.
Hal itu tentunya berdampak bagi warga kampung.
Mereka harus menjalani rapid test.
• Dimandikan & 7 Hari Tahlilan, Jenazah Dikira Sakit Jantung Ternyata Positif Corona, 25 Warga ODP
• Dibebaskan karena Wabah Virus Corona, Napi Ini Ngaku Bayar Jutaan Rupiah, Istilahnya Ini Tiket
Satpam asal Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan itu pulang kampung dan berkontak dengan banyak orang.
Masa isolasi yang seharusnya dilakukan dengan benar, justru diabaikannya.
Belakangan, hasil tes swab keluar dan ternyata satpam tersebut dinyatakan positif virus corona.
Padahal ia sudah menemui banyak orang.
Warga kampung lakukan rapid test
Saat dilakukan pelacakan (tracing), pria 24 tahun itu ternyata sempat berkontak dengan warga kampung.
Rencananya, sejumlah warga diminta melakukan tes kilat atau rapid test virus corona.
• Penolakan Pemakaman Jenazah Kembali Terjadi di Pasuruan, Ada Warga yang Sampai Bawa Parang!
• Kisah Haru di Tengah Corona, Bocah 4 Tahun Sumbangkan Uang Celengannya: Biar Dokter Bisa Beli Obat
"Tracing masih diupayakan.
Selain keluarga,