Kasus Ferdy Sambo

Pengakuan Kakak dan Adik Brigadir J soal Adopsi Anak, Samuel Hutabarat Debat dengan Hendra Kurniawan

Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kakak dan adik Brigadir J ungkap soal Putri Candrawathi ingin adopsi anak, kedatangan Hendra Kurniawan buat Samuel Hutabarat kesal.

Diwartakan Tribunnews.com, pengacara Ferdy Sambo bertanya kepada Reza soal apakah Brigadir J bercerita ketika sedang dekat dengan seseorang terkhusus perempuan.

"Apakah J selalu bercerita apabila dekat dengan seseorang? Apabila J sedang dekat dengan seseorang perempuan apakah selalu bercerita kepada saksi atau tidak pernah?" tanya pengacara Ferdy Sambo, Selasa.

"Ya abang cuma dekat sama Kak Vera," jawab Reza.

"Hanya dekat dengan Vera?" tanya pengacara lagi.

"Iya, sepengetahuan saya," lanjut Reza.

Baca juga: Saya juga Rasakan Duka Putri Candrawathi Nangis Minta Maaf di Depan Keluarga Brigadir J, Beri Doa

Baca juga: KETEMU Reza Pertama Kali, Putri Langsung Minta No HP, Isi Chat ke Adik Brigadir J Terkuak: Dek Reza

Reza Hutabarat sebut Brigadir J hanya dekat dengan Vera Simanjuntak (Facebook Rohani Simanjuntak, YouTube Irma Hutabarat)

Selanjutnya, pengacara Ferdy Sambo menyebut dua nama perempuan saat bertanya kepada Reza.

Namun, Reza mengaku tidak mengenal dua perempuan itu.

"Tidak kenal dengan nama Ayu, tidak pernah dengar nama Vita?" tanya pengacara.

"Tidak," jawab Reza lagi.

Kata Adik Brigadir J soal Hendra Kurniawan

Dalam sidang Ferdy Sambo, Mahareza Rizky Hutabarat juga mengungkapkan, Brigjen Hendra Kurniawan sempat datang ke rumah duka di Jambi setelah Brigadir J tewas.

Menurut Reza, Hendra Kurniawan datang untuk menjelaskan kronologi kematian Brigadir J kepada keluarga.

“Di situ ada Pak Hendra Kurniawan dia bilang untuk menyampaikan kronologi yang terjadi,” ujar Reza dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, dikutip dari Kompas.com.

Menurut Reza, ayahnya sempat berdebat saat Hendra Kurniawan menjelaskan kronologi tersebut.

Namun, ia tidak ingat apa yang menjadi perdebatan saat itu.

Halaman
123