Kasus pembunuhan ini dimulai dengan penipuan yang dilakukan ketiga tersangka dengan modus penggandaan kekayaan melalui supranatural.
Ketiga tersangka mengincar para TKW untuk menguras habis hartanya. Total ada 11 orang TKW yang menjadi korban penipuan Wowon cs.
Mereka adalah Hanna, Aslem, Sulastini, Entin, Hamidah, Evi, Yanti, Nene dan Yeni Nursaada.
Selanjutnya Siti Fatimah dan Farida yang tewas dibunuh oleh Wowon cs karena menagih janji penggandaan kekayaan dalam kasus ini.
Wowon menjadi peran penting dalam melakukan penipuan tersebut.
Dia berperan sebagai sosok yang dianggap sakral dan sakti bernama Aki Banyu.
Bahkan, kedua tersangka lain Duloh dan Dede tertipu dengan sosok Aki Banyu ini.
Keduanya baru mengetahui jika Aki Banyu adalah Wowon setelah kasus ini terungkap.
Atas perbuatannya, mereka pun dijerat dengan Pasal 340 KUHP, subsider 338, 339 KUHP, ancaman pidana paling berat hukuman mati.
MOTIF Ayah di Depok Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih SD & Lukai Istri
Inilah kronologi sekaligus motif ayah di Depok yang tega menghabisi anak kandung dan bantai istrinya hingga kritis.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang bocah SD berinisial KCP (11) tewas mengenaskan di tangan ayah kandungnya sendiri.
Sebelum dihabisi, KCP ternyata sempat berlari menghindari amukan sang ayah, pada Selasa (1/11/2022).
Kala itu KCP menyaksikan Rizky Noviyandi Achmad membacok leher ibunya, NI (31), di kediaman mereka, di Klaster Pondok Jatijajar, Tapos, Kota Depok.
Bukannya sadar, Rizky Noviyandi Achmad justru mengejar darah dagingnya dan melukainya.