"Ini Indonesia, I mean (maksud saya), itu Indonesia," keluhnya.
Baca juga: Lagi Enak-enak Tidur, Rumah Guru SD Dibobol Pemabuk, Korban Nyaris Dirudapaksa, Alami 13 Luka Tusuk
Dalam postingan selanjutnya, Bima mengunggah momen ketika seorang anggota polisi mendatangi orangtuanya.
Dirinya mengaku kecewa lantaran orangtuanya justru diancam hanya karena mengkritik buruknya infrastruktur Lampung.
"The police is coming to my mom's office?? Trying to extradite me? what?," tulis Bima dalam keterangan video di akunnya, Jumat (14/4/2023).
Kekecewaan Bima pun memuncak, pemuda itu terlihat menangis pilu.
Bima tak kuasa membayangkan kondisi orangtuanya yang diancam di Lampung.
Sambil berurai air mata, terlihat kecemasan di wajah pemuda yang kini tinggal di Australia itu.
"Bokap gue diancam lho, nangis, nyokap gue tenang-tenang aja, cuma kayak, masa kayak gini banget sih," kata Bima.
Bahkan ayah dari Bima sempat menangis tatkala dipanggil oleh pihak pemerintah daerah.
Baca juga: VIRAL Pria Menukar Sandalnya dengan Sepatu di Mal, Santai Keluar Toko Meski Belum Bayar, Jadi Buron?
Dia juga menyematkan foto sang ayah yang sedang duduk di hadapan seorang anggota kepolisian.
"Gua cuma ngeritik doang, gua cuma kasih kritik," kata Bima.
Meski demikian, Bima mendapatkan banyak dukungan dari warganet.
Pasalnya, konten viral yang diunggah oleh Bima tersebut dinilai cukup bermakna dan dapat membuka pikiran publik untuk peduli terhadap kemajuan daerahnya.
Kritikan yang dilayangkan Bima terhadap Pemerintah Daerah Lampung tersebut semata-mata untuk menyadarkan publik dan pemerintah bahwa di era Presiden Joko Widodo, masih banyak daerah yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Oleh karena itu, dengan adanya video kritikan dari TikToker Bima tersebut, pemerintah bersama masyarakat diharapkan bisa bahu-membahu memajukan infrastruktur daerah.