"Korban yang satunya berusia enam bulan, mendapat 15 jahitan di kaki bagian kiri.
Baca juga: TAK Terima Ditegur, Gerombolan Pemotor di Malang Nekat Bacok Pemuda, Pelaku Sempat Tantang Warga
Korban juga alami patah tulang akibat pembacokan tersebut," tutur Dokter IGD RSUD Kaimana, Billy Sitanggang.
Sementara anak pelaku, DR (34), mengalami luka bacok di bagian perut bagian kanan, tulang belakang, bahu, kepala, dan punggung.
Billy membeberkan, akibat luka tersebut, DR harus mendapat 60 jahitan di tubuhnya.
"Kurang lebih 60 jahitan, karena alami enam luka sayatan pada bagian tubuh," ungkapnya.
DR pun rencananya akan menjalani tes rontgen untuk mengetahui kondisi paru-parunya.
Meski begitu, Billy memastikan, kondisi kedua korban yang merupakan ayah dan anak itu kini cukup baik, namun korban yang masih balita masih harus dirawat secara intensif.
"Kalau untuk anak korban, CR, kami harus rawat sebab masih berusia enam bulan,” pungkasnya.
NGERI! Geng Motor di Purwakarta Berulah Lagi, Bawa Sajam, Remaja Jadi Korban Bacok, Pelipis Berdarah
NGERI! gengs motor di Purwakarta kembali berulah, aksinya membuat geger warga, seorang remaja dilarikan ke rumah sakit usai dibacok pelaku.
Geng motor di Purwakarta membuat heboh warga lantaran aksinya bawa senjata tajam membuat warga ketakutan.
Aksinya sudah membuat 1 korban masuk rumah sakit lantaran kepalanya dibacok oleh geng motor.
Lantas, seperti apa kronologinya?
Warga di Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dihebohkan oleh penyerangan geng motor yang dilakukan secara acak pada Minggu (10/9/2023) kemarin.
Akibat penyerangan tersebut, seorang remaja bernama Bayu (16) menjadi korban pembacokan oleh geng motor.