Kapolsek Purwakarta Kota, AKP Subagyo menyebutkan, korban merupakan warga setempat, yakni Desa Cicadas yang sedang asik nongkrong bersama teman-temannya.
"Saat itu, korban yang sedang nongkrong bersama rekanya dipinggir jalan tepatnya di depan Kantor Desa Cicadas,
Tiba-tiba ada 2 unit sepeda motor berhenti di depan korban dan teman-temannya sambil mengayunkan senjata tajam," kata Subagyo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/9/2023).
Baca juga: BERDARAH Tawuran Geng Motor Di Brebes, Ngebut di Jalan, 2 Tewas Ditabrak, 1 Terluka, 3 Pelaku Diburu
Dirinya mengatakan, pelaku yang berboncengan tiga di sepeda motor itu, dengan cepat menyerang para korban menggunakan senjata tajam dan mengenai salah satu dari mereka, yakni Bayu.
"Para pelaku yang berjumlah 6 orang menyerang korban dengan senjata tajam berupa clurit dan golok.
Kemudian para pelaku menyabetkan senjata tajam kepada korban sebanyak dua kali.
Selanjutnya para pelaku melarikan diri dan dikejar oleh masyarakat namun tidak terkejar.
Para pelaku melarikan diri menuju arah Curug Kabupaten Kerawang," ucapnya.
Atas kejadian tersebut, lanjut Subagyo, korban mengalami luka serius dibagian mata dan pelipis sebelah kiri.
"Mendapatkan laporan dari warga Kanit Reskrim bersama tiga orang anggota Polsek Purwakarta Kota meluncur ke lokasi kejadian dan berusaha mencari keberadaan pelaku bersama masyarakat.
Untuk korban dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta guna mendapatkan perawatan medis," katanya.
Baca juga: NGERI! Usai Ronda, Hansip di Kalisari Jaktim Dibacok Anggota Geng Motor, Pundak Berdarah-darah
Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah bukti dan memeriksa beberapa saksi yang ada di lokasi.
Kini, kata Subagyo, Polsek Purwakarta Kota bersama Satreskrim Polres Purwakarta tengah memburu geng motor atau para pelaku yang nekat membacok para korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan.
Langkah kita melakukan penyelidikan, mencari saksi, mencari barang bukti termasuk menyusuri CCTV sepanjang jalur.
Untuk dugaan geng motor masih kita dalami dan korban saat ini masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Bayu Asih Purwakarta," katanya.
Diolah dari berita yang telah tayang di Kompas.com