TRIBUNNEWSMAKER.COM - Warga Surabaya, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan.
Mayat itu ditemukan tepatnya di Sungai Karah, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/9/2023).
Diduga, perempuan itu merupakan pemilik sepeda motor yang tergeletak tak jauh dari lokasi.
Baca juga: INNALILLAHI! Mahasiswi di Makassar Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Kos, Kematian Misterius
Seperti diketahui, Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, jenazah perempuan tersebut berinisial RHS (25), warga Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.
Jenazah tersebut ditemukan setelah petugas melakukan pencarian di sungai Wonokromo, selama tujuh jam.
Kemudian, sejumlah warga melapor melihat tubuh seorang perempuan mengapung.
"Ada laporan dari warga melihat jenazah mengapung sekitar pukul 12.30 WIB." kata Buyung ketika dikonfirmasi melalui pesan.
"Ternyata benar korban yang dicari, persis seperti di foto KTP," sambungnya.
Buyung mengungkapkan, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD dr. Soetomo.
Pihak keluarga sudah dihubungi dan dalam perjalanan menuju rumah sakit tersebut.
"Keluarga jenazah sudah mengonfirmasi, sesuai dengan ciri-ciri anggota keluarganya dan selanjutnya kami arahkan langsung menuju ke kamar jenazah RSUD dr. Soetomo," jelasnya.
Baca juga: TRAGIS! Kepergok Curi Bawang Merah 100 Kg, Pria di Sumbawa Babak Belur Dihajar Warga, Nyaris Tewas
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu I Made Sutanaya mengatakan, berdasarkan penyelidikan, diduga korban meninggalkan sepeda motor bersama pacarnya.
"Kami belum tahu apakah G (pacar korban) ini juga ikut loncat atau bagaimana. Karena minimnya saksi di lapangan," kata Made.
Jenazah perempuan itu ditemukan mengenakan baju sweater berwarna biru dongker.
Korban diketahui mengambang tak jauh dari lokasi sepeda motor merah dengan nomor polisi AG 2939 US.
"(Ditemukan) kurang lebih 300 meter (dari sepeda motor). Kami belum tahu, nanti kita lakukan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah motor lengkap dengan dua helm dan tas ditemukan tak ada pemiliknya tengah terparkir di dekat Sungai Karah, kawasan Jalan Gunung Sari, Wonokromo, Kamis (21/09/2023).
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, sepeda motor berjenis matic berwarna merah dengan pelat nomor AG 2939 US itu sudah berada di lokasi sejak Rabu (20/9/2023) malam.
"Kami hanya menemukan motor dan tas yg ditinggal pemiliknya di Jalan Gunungsari sejak semalam," kata Buyung ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Berita Lainnya, Lagi Cari Rongsokan, Warga Cibuni, Bandung Temukan Mayat Bayi dalam Dus Sepatu di TPS: 'Bau Darah!'
Lagi cari rongsokan, warga Cibuni, Kabupaten Bandung, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan mayat bayi dalam kardus sepatu yang dibuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
Sosok ayi perempuan tersebut diduga baru saja dilahirkan oleh orang tuanya.
Pasalnya, masih terdapat ari-ari yang menempel pada tubuhnya.
Selain itu, bayi tersebut juga masih mengeluarkan aroma darah.
Lokasi penemuan bayi tersebut berada di Kampung Cibuni, Desa Ciliuk, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung.
Bayi itu ditemukan pada Rabu, (20/9/2023) pagi.
Warga pun geger dengan penemuan bayi tersebut.
Saat dikonfirmasi tribun jabar, Kapolsek Cikancung, AKP Carsono membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.
"Awalnya ditemukan oleh pencari rongsokan (pencari barang bekas) sekitar pukul 08.00 WIB," ujar Carsono, saat dihubungi melalui sambungan teleponnya.
Carsono mengatakan, pencari barang bekas tersebut menemukan saat ia mencari barang bekas.
Baca juga: SOSOK Zamaneuli Zebua, Pengelola Panti di Medan, Eksploitasi Bayi, Ngemis di TikTok: Raup Rp 50 Juta
Baca juga: BOLA MATA Memutih! Detik-detik Bayi Kena Gas Air Mata Polisi di Batam, Ayah Panik: Anakku Gak Gerak!
Kala itu, dia melihat ada dus berwarna putih lalu diambilnya.
"Saat diambil dus itu terasa berat, pas dibuka ternyat isinya bayi," kata Carsono.
Carsono mengatakan, pencari barang bekas tersebut langsung melapor ke warga lain.
Laporan tersebut langsung dilanjutkan ke Polsek Cikancung.
"Masih ada, masih harum (darah), kalau kata bidan dilahirkan antara jam 3 atau jam 4 subuh," tambah Carsono.
Carsono menambahkan, mayat bayi ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut.
"Sudah dibawa ke RSHS," jelasnya..
"Anggota langsung ke TKP mengamankan TKP, bayi dievakuasi dibawa ke Puskesmas dan sekarang dibawa ke RS Hasan Sadikin," ujar dia.
Diperkirakan, bayi tersebut meninggal setelah beberapa jam dibuang di TPS.
Diduga bayi tersebut menghembuskan nafas terakhir antara pukul 03.00 - 05.00 WIB
"Menurut bidan di lapangan, diperkirakan itu kurang lebih meninggalnya jam 3 hingga jam 5 dini hari," katanya.
Carsono mengatakan, saat ini tim reskrim sedang melakukan upaya pencarian saksi.
Polisi juga tengah mengidentifikasi di lapangan.
Polisi masih mencoba mengecek CCTV.
Mereka berkoordinasi dengan sejumlah bidan di kawasan tersebut.
"Barangkali ada CCTV dan kami juga berkordinasi dengan seluruh bidan di Kecamatan Cikancung," paparnya.
"Barangkali yang mau melahirkan dan lainnya, untuk mencocokkan dan mengidentifikasinya," katanya.
Diolah dari berita tayang di Kompas.com