"Semua sedang dalam proses ya. Dari Kerja Sama dan Humas, kita juga belum mendapatkan, belum boleh dan belum mendapatkan yang akurat untuk jawaban ini. Dari pada nanti malah bias kan," ungkapnya.
Meski santer kabar pelecehan seksual di area kampus, informasi tersebut tidak sampai menganggu perkuliahan.
Proses perkuliahan di Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) Yogyakarta tetap berjalan seperti biasa.
"Sepertinya kita tadi melihat para dosen-dosen masih memberikan kuliah seperti biasa, enggak yang gimana-gimana." jelasnya.
"Hanya ruangan yang dinyatakan sebagai tempat kejadian itu, tidak digunakan terlebih dahulu, itu sih informasi yang kita dapat," ungkapnya lagi.
Pihak kampus juga berupaya untuk melakukan perbaikan.
Termasuk melakukan pengecekan fasilitas toilet di kampus.
Sehingga, mahasiswa aman menggunakan fasilitas di kampus.
"Karena kita juga sedang memperbaiki jadi supaya mereka aman menggunakan fasilitas umum yang ada," pungkasnya.
Kasus pelecehan seksual di area kampus ini membuat heboh warga kampus.
Diolah dari berita tayang di Kompas.com