Demo Buruh

Massa Hancurkan Mainan Iron Man Ahmad Sahroni, Dulu Dipamerkan di Medsos, Harga Ratusan Juta Rupiah

Editor: galuh palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUMAH AHMAD SAHRONI - Kolase potret figure Iron Man dan Ahmad Sahroni diambil dari Instagram @ahmadsahroni88. Figure Iron Man Ahmad Sahroni dirusak massa

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni yang terletak di Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara digeruduk massa pada Sabtu (30/8/2025) sore.

Situasi sempat mencekam ketika massa mulai melempari rumah Sahroni dengan batu dan benda keras lainnya.

Pagar hitam yang melindungi rumah juga dirubuhkan.

Kerusakan di bagian depan rumah akibat dilempari terlihat cukup parah.

Tak berhenti sampai disitu, kerusakan makin bertambah ketika massa melihat sebuah mobil listrik terparkir di halaman.

Mobil itu langsung jadi sasaran amukan.

Baca juga: Rumah Ahmad Sahroni di Kawasan Tanjung Priok Digeruduk Massa, Begini Situasi dan Kondisinya

Kaca mobil pecah, bodinya penyok.

MASSA GERUDUK RUMAH SAHRONI - Massa menggeruduk dan menghancurkan rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8/2025) sore. Massa melempari rumah bernomor 52 itu dengan batu dan benda-benda lainnya. Tak cuma itu, massa juga merobohkan pagar rumah Ahmad Sahroni serta menghancurkan mobil listrik yang terparkir di halaman parkirnya. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Padahal harga mobil itu tak main-main.

Mobil milik Sahroni yang dirusak massa adalah mobil listrik Lexus RX 450h+ yang harganya ditaksir capai Rp 1,8 miliar.

Selain itu, dalam sebuah video yang diunggah Instagram @matpecii, massa juga menghancurkan mainan Iron Man milik Ahmad Sahroni.

Action figure Iron Man ini sebelumnya jadi kebanggaan untuk Ahmad Sahroni.

Ia sempat memamerkannya melalui media sosial.

Harganya pun fantastis, diperkirakan mencapai lebih dari Rp 400 juta.

Namun di tangan massa, mainan itu bak tak ada harganya.

Amarah massa dipicu oleh pernyataan Ahmad Sahroni terkait desakan pembubaran DPR.

Halaman
123