Berita Viral

BRUTAL! Tuduh Mencuri HP, 7 Anak di Bawah Umur di Wakatobi Pukul & Tendang Temannya hingga Kritis

Editor: Eri Ariyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

7 Anak di bawah umur di Wakatobi pukul & tendang temannya hingga kritis

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebanyak 7 anak di bawah umur tega menganiaya salah satu temannya sendiri di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Peristiwa itu tepatnya terjadi di Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi.

Lebih mirisnya, 7 pelaku itu menganiaya korban hingga tak sadarkan diri.

ilustrasi dikeroyok (HANDOVER)

Baca juga: Lihat Mobil Suami di Jalan, Istri Syok Mengintip dari Kaca, Pergoki Pasangan Peluk Mesra Pelakor!

Seperti diketahui, Korban yang masih berusia 17 tahun ini dituduh mencuri telepon oleh salah satu pelaku, kemudian dianiaya langsung oleh para pelaku.

“Saya memimpin pengungkapan dan panangkapan terhadap para pelaku" kata Kapolsek Wangi-wangi Selatan, Ipda Hadi Purnama, Sabtu (7/10/2023 ).

"Dan Alhamdulillah kami telah mengamankan 7 orang terduga pelaku" sambungnya.

"Saat ini kami telah amankan di Polsek Wangi-wangi Selatan,” lanjutnya.

Dalam video viral yang berdurasi sekitar 29 detik tersebut, korban menggunakan baju kaus merah dan celana panjang menjadi sasaran aniaya oleh 7 pelaku inisial WW (16), FA (15), RN (15), OY (18), UD (14), AJ (15), dan LL (15).

Terlihat beberapa pelaku langsung melayangkan tendangan dan pukulan ke bagian wajah dan bagian belakang kepala korban.

Korban hanya berteriak histeris saat mendapat aniaya tersebut.

7 Anak di bawah umur di Wakatobi pukul & tendang temannya hingga kritis (Kompas.com)

Baca juga: ASTAGFIRULLAH Remaja 19 Tahun di Riau Jadi Mucikari, Jual 3 Anak di Bawah Umur ke Pria Hidung Belang

“Kamis (5/10/2023) dini hari, anggota saya mendapat laporan pak lurah bahwa seorang warga ditemukan terbaring di halaman rumahnya,” ujar Hadi.

Ia menambahkan, korban kemudian dibawa ke rumah sakit dan tak lama kemudian muncul video korban viral di media sosial.

“Motif dari hasil pendalaman sementara, diketahui, salah satu pelaku merasa tersinggung dengan korban,"

"Di mana korban dituduh mengambil handpone salah satu pelaku sehingga pelaku memprovokasi teman-temannya sehingga terjadi aksi penganiayaan secara bersama-sama dan videokan,” ucap Hadi.

Saat ini, korban masih tak sadarkan diri dan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Wakatobi.

Halaman
123