Arham, keluarga korban mengatakan bahwa korban kabur dari pesantrennya untuk melaporkan aksi J kepada keluarganya, Sabtu (10/2/2024) malam.
"Baru terungkap ini. Seandainya santriwati tidak melarikan diri dari pondok mungkin ini kejadiannya kita orangtua korban belum tahu," kata Arham kepada wartawan di Mapolresta Mamuju, Minggu (11/2/2024).
Rumdin Wabup Langkat Jadi TKP Pelecehan Sesama Jenis, Korban Diancam Video Sedang Mandi
Kejadian memalukan terjadi di rumah dinas Wakil Bupati Langkat, Sumatera Utara.
Rumah dinas tersebut dijadikan tempat pelecehan seksual sesama jenis.
Pelakunya adalah seorang predator anak di bawah umur yang berkedok sebagai seorang panitia sebuah acara.
Pelaku tersebut diketahui berinisial ZS (33) dan korbannya bernisial DF (14), seorang siswa yang masih duduk dibangku SMP.
Plt Bupati Langkat, Syah Afandin atau yang kerap disapa Ondim, angkat bicara soal rumah dinas Wakil Bupati Langkat dijadikan tempat predator melakukan aksi sodomi.
Saat dikonfirmasi wartawan, Ondim ternyata sudah mengetahui kejadian tersebut.
Ia mengarahkan korban untuk membuat laporan ke Polres Langkat.
"Kemarin sudah saya suruh panggil, dan korban saya sarankan untuk membuat laporan ke Polres Langkat," ujar Ondim, Kamis (4/1/2024).
Lanjut Ondim, sebelumnya rumah dinas itu dipinjam atasnama Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), untuk persiapan panitia.
"Itu rumah dinas wakil bupati, itukan kosong. Karena ada tamu dari Malaysia mau datang, panitia meminjam rumah dinas itu," ujar Ondim.
"Meski begitu, atas kejadian ini, sudah saya sampaikan kemarin, harus diselidiki sampai tuntas. Dia (pelaku) datang ke situ sebagai orang lain setau saya ya. Gak tau apa dia panitia juga," sambungnya.
Baca juga: Se-Indonesia Di-prank! Terungkap Motif Penyebar Hoaks Pelecehan di UNY: Sakit Hati Tak Masuk BEM
Dikabarkan sebelumnya, kabar mengejutkan kembali menggemparkan Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.