Prepare for you everything," ujarnya sambil tertawa.
Baca juga: Capek Pengakuan Nicholas Sean Disorot, Pilih Tak Ingin Hidup & Dilahirkan, Anak Ahok Alami Trauma?
Dikatan Vero, ia pernah menegur sang putra yang tak ingin pasangan yang pintar.
"Kayak gini-gini kita diskusi.
Kalau dia ngomong statement seperti itu ya saya bilang, 'berarti lo enggak mau di challenge, lo enggak mau ditantang'," ujar Veronica.
"Kalau dapat yang sepadan, lo orang bisa diskusi, kalau enggak dapat yang sepadan, tiap hari cuma lihat tembok sama YouTube doang buat apa," tambahnya.
Dikatakan Veronica, sangat penting memiliki pasangan yang setara.
"Hidup itu vibesnya kita bisa berantem, kita bisa seneng bareng.
Kalau datar-datar aja, what kind of life is that," ucapnya.
Lebih lanjut, Vero menilai putranya itu kolot.
Bagi Vero, menyamakan wanita yang pintar dan mandiri sebagai seseorang yang susah diatur adalah hal yang salah.
Menurut Veronica, hal itu adalah kepribadian atau karakter.
Sehingga tidak ada kaitannya dengan kepintaran dan kemandirian seorang wanita.
"Itu karakter, enggak ada hubungan dengan kepintaran.
Yang paling penting cari karakternya yang cocok," kata Veronica.
Wanita lulusan kedokteran di UI ini menyebut pentingnya memilih pasangan berdasarkan karakter.