Keberagaman ini mencakup berbagai aspek seperti latar belakang ekonomi, sosial, budaya, agama, kemampuan akademis, minat, dan gaya belajar.
Dalam konteks pendidikan, keberagaman ini bukan hanya sebuah kenyataan yang harus diterima, tetapi juga sebuah potensi yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kaya dan dinamis.
Keberagaman peserta didik dapat dilihat dari beberapa aspek utama:
1. Latar Belakang Ekonomi dan Sosial:
Murid–murid datang dari berbagai latar belakang ekonomi dan sosial yang berbeda.
Ada yang berasal dari keluarga dengan ekonomi mapan, ada pula yang dari keluarga dengan ekonomi menengah atau rendah.
Perbedaan ini mempengaruhi akses mereka terhadap sumber daya pendidikan, seperti buku, teknologi, dan les tambahan.
2. Budaya dan Agama:
Di dalam kelas, murid–murid mungkin berasal dari berbagai budaya dan agama yang berbeda.
Keberagaman ini membawa berbagai perspektif dan nilai yang berbeda, yang dapat memperkaya diskusi dan pembelajaran di kelas.
Guru perlu peka terhadap perbedaan ini dan menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai semua budaya dan agama.
Kemampuan Akademis: Setiap murid memiliki kemampuan akademis yang berbeda-beda.
Ada yang cepat memahami materi pelajaran, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama.
Guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang dapat mengakomodasi perbedaan ini, seperti pembelajaran berdiferensiasi yang memberikan keleluasaan kepada murid untuk belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatan mereka masing-masing.
3. Minat dan Bakat: