TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mari simak jawaban dari soal 'Jelaskan apa yang dimaksud dengan syirik khafi!' dalam PAI Kelas 10 halaman 80 Kurikulum Merdeka.
Ketika dihadapkan dengan soal yang tersaji dalam PAI Kelas 10 halaman 80 Kurikulum Merdeka, kalian diminta untuk memahami materi tentang syirik dan tipu daya setan.
Jika kalian telah memahaminya, maka bukanlah hal yang sulit untuk mengerjakan soal yang dimaksud.
Saat dihadapkan dengan soal PAI Kelas 10 halaman 80 Kurikulum Merdeka, kalian diminta untuk berpikir kritis.
Dengan berpikir kritis, kalian akan dengan mudah mengerjakan soal PAI Kelas 10 halaman 80 Kurikulum Merdeka.
Namun jika kalian masih kesulitan dalam menjawabnya dan sedang mencari jawaban dari soal dalam PAI Kelas 10 halaman 80 Kurikulum Merdeka tersebut, artikel ini adalah kuncinya.
Baca juga: Bagaimana Pengaruh Iklim terhadap Keragaman Sosial Budaya Indonesia? Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 60
Pasalnya, artikel ini menayangkan jawaban terakurat dari soal tersebut.
Simak kunci jawaban PAI Kelas 10 halaman 80 Kurikulum Merdeka!
Soal ini merupakan bagian dari buku pendidikan agama Islam (PAI) kurikulum merdeka kelas 10 halaman 80, berisi penugasan untuk siswa, yakni menyelesaikan uji penilaian pengetahuan.
Baca juga: Apa Itu Koefisien Gini? Jelaskan Penyebab Kesenjangan Ekonomi! Jawaban Ekonomi Kelas 11 Halaman 72
A. Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada jawaban yang paling tepat!
1. Harta benda yang dimiliki oleh seseorang berpotensi menjerumuskannya dalam jeratan tipu daya setan. Padahal, harta karunia Allah Swt. tersebut seharusnya digunakan sebagai sarana ibadah. Berikut ini merupakan contoh penggunaan harta yang benar, kecuali ….
A. disedekahkan untuk fakir miskin
B. digunakan biaya biaya sekolah
C. disimpan untuk tabungan hari tua
D. membeli barang mewah dan unik untuk disimpan
E. memenuhi kebutuhan keluarga
Jawaban: D
2. Perhatikan Q.S al-Isra’/17: 26-27 berikut ini!
وَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا