TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sosok Bryan Johnson mendadak menjadi sorotan publik setelah dirinya melakukan serangkaian tindakan medis untuk mengganti plasma darahnya dengan albumin.
Bukan tanpa alasan, Bryan Johnson melakukan hal tersebut lantaran rasa takut yang terus membayanginya selama ini.
Miliarder asal Amerika Serikat tersebut nekat melakukan serangkaian tindakan medis untuk mengganti plasma darahnya dengan albumin lantaran takut mengalami penuaan.
Pria yang berusia 47 tahun tersebut mengaku tak ingin merasakan penuaan bahkan kematian.
Maka dari itu, demi mencegah penuaan, Bryan Johnson rela untuk merogoh kocek miliaran rupiah untuk mengganti plasma darahnya dengan albumin lantaran takut mengalami penuaan.
Dilansir TribunNewsmaker.com dari New York Post pada Jumat, (18/10/2024), Bryan Johnson setiap tahun menginvestasikan 2 juta dollar AS atau sekitar Rp 31 miliar dalam kurs saat ini untuk mencapai tujuannya hidup abadi.
Dalam prosedur ini, plasma darah Bryan Johnson dikeluarkan dan digantikan dengan albumin.
Albumin adalah protein yang ditemukan dalam plasma darah.
Baca juga: 7 Potret Kenang Mirdad Mantan Suami Tyna Dwi Jayanti, Awet Muda bak Kakak Adik dengan Putri Sulung
Bryan Johnson membagikan informasi tentang terapi terbarunya ini melalui media sosial.
Dia sangat antusias dengan hasilnya dan mengeklaim bahwa staf medis yang menanganinya bahkan "tidak tega membuang plasmanya" karena sangat bersih.
Untuk diketahui, plasma darah berfungsi untuk mengangkut nutrisi, hormon, dan protein ke sel tubuh serta mengeluarkan limbah.
Melalui pertukaran plasma total, Bryan Johnson berharap bisa membersihkan racun dari tubuhnya dan mengoptimalkan kesehatan organ dalamnya.
Prosedur ini dikatakan membutuhkan beberapa sesi dan biayanya tidak sedikit.
Bryan Johnson bahkan bercanda bahwa plasmanya yang "bersih" mungkin bisa dilelang atau didonasikan.
Baca juga: 10 Potret Imelda Therinne, Janda Anak 2 yang Cantik Awet Muda, Diisukan Jadi Pacar Aktor Kevin Julio
Kontroversi Bryan Johnson