Kabinet Merah Putih

Profil Natalius Pigai, Aktivis HAM Asal Papua yang Jadi Menteri Prabowo, Hartanya Capai Rp 4,37 M

Editor: Delta Lidina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok Natalius Pigai, pejuang HAM asal Papua yang jadi Menteri Hak Asasi Manusia di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran Rakabuming.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah profil dari sosok Natalius Pigai, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) di Kabinet Merah Putih-nya Prabowo-Gibran Rakabuming.

Sebelumnya, Natalius Pigai merupakan seorang pejuang HAM asal Provinsi Papua.

Natalius Pigai diumumkan sebagai Menteri HAM di Istana Negara pada Minggu (20/10/2024) malam.

"Natalius Pigai SIP, Menteri Hak Asasi Manusia," kata Prabowo.

Ia dikenal sebagai sosok yang vokal dalam memperjuangkan hak asasi manusia, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat Papua.

Lahir pada 25 Desember 1975 di Kabupaten Paniai, Natalius memiliki pengalaman luas sebagai pembela HAM.

Ia pernah menjabat sebagai anggota Komnas HAM dari tahun 2012 hingga 2017 dan dikenal aktif dalam menyuarakan isu-isu penting yang berkaitan dengan hak-hak masyarakat Papua.

Pengumuman susunan Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Natalius Pigai yang lahir di Paniai, Papua Tengah, pada 25 Desember 1975, adalah salah satu tokoh yang dikenal kritis dalam memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

Sejak usia muda, Pigai sudah menunjukkan tekad kuat dalam membela hak-hak masyarakat, khususnya kelompok-kelompok yang terpinggirkan.

Pigai adalah lulusan Sekolah Tinggi Pemerintah Masyarakat Desa di Yogyakarta, tempat ia memperoleh gelar Sarjana Ilmu Pemerintah (S.I.P.).

Baca juga: Visi dan Misi Prabowo Sebagai Presiden Terpilih 2024, Minta Menteri Mementingkan Kepentingan Rakyat

Selain menempuh pendidikan formal, Pigai juga rajin memperkaya pengetahuannya melalui berbagai pelatihan dan pendidikan non-formal.

Pada 2003, ia mengambil pendidikan statistika di Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikannya sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2005.

Pigai juga menyelesaikan pendidikan kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara pada 2010-2011.

Karier profesional Pigai dimulai sebagai staf khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dari tahun 1999 hingga 2004.

Halaman
12