TRIBUNNEWSMAKER.COM - Visi dan misi Prabowo sebagai presiden terpilih 2024, minta menteri untuk fokus.
Prabowo sebagai presiden terpilih Indonesia 2024 segera dilantik pada Minggu (20/10/2024).
Banyak yang penasaran visi dan misi Prabowo selama menjabat sebagai presiden Indonesia lima tahun ke depan.
Puluhan calon menteri yang bakal membantu pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dikumpulkan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2023).
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebutkan bahwa pembekalan para calon menteri itu terkait dengan pemahaman pemerintahan yang bersih hingga situasi politik global.
Baca juga: Jelang Dilantiknya Prabowo-Gibran, TKN Ungkap Fokus Utama: Hilirisasi Jangan Sampai Gagal Lagi
Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas menyebut, Prabowo Subianto meminta para calon menteri menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk kepentingan rakyat.
“Intinya, presiden terpilih memberikan arahan kepada kami semua untuk membantu beliau. Tetapi pesan yang paling mendalam bahwa APBN itu benar-benar harus digunakan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat,” kata Supratma saat ditemui usai pembekalan, Rabu malam.
Kerja sesuai visi-misi presiden
Politikus Partai Gerindra ini menuturkan, para calon menteri juga diminta untuk benar-benar fokus bekerja pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing kementerian dan lembaga yang nantinya akan diemban.
Supratman bilang, Prabowo juga meminta para pembantunya saling koordinasi untuk bisa mewujudkan visi-misi presiden yang telah disampaikan kepada masyarakat.
“Kami diberi bekal benar-benar harus bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing dan untuk saling berkoordinasi,” kata Supratman.
Baca juga: Calon Menteri Pendidikan Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Sosok Stella Christie dan Prestasi Menterengnya
“Dan seluruhnya menjalankan visi misi Presiden. Itu yang ditekankan oleh Bapak presiden terpilih,” ucap dia.
Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya Indonesia dalam ketahanan pangan sehingga calon menterinya harus memastikan Indonesia memiliki ketahanan energi dan air.
“Presiden terpilih menyatakan apapun yang terjadi beliau meminta kepada kami semua untuk tidak mencoba memanfaatkan APBN untuk kepentingan diri sendiri,” kata Supratman.
Suasana hangat