Berita Viral

Sikap Pegawai Buat Kecewa, Bos di Taiwan Bayar Gaji Terakhir dengan Uang Koin Senilai Rp 3,6 Juta

Penulis: ninda iswara
Editor: ninda iswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GAJI UANG KOIN - Seorang bos di Taiwan kecewa dengan sikap karyawannya, ia pun membayar gaji terakhir karyawan dengan uang koin senilai Rp 3,6 juta.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang bos di Taiwan merasa kecewa dengan sikap karyawannya selama bekerja.

Ia pun ingin memberikan pelajaran atau shock therapy kepada karyawannya di hari terakhir ia bekerja.

Karyawannya yang bernama Liu ini mendapatkan gaji di hari terakhir ia bekerja.

Liu pun menerima gaji sebesar 215 dollar Amerika dalam bentuk koin pecahan beragam.

Liu sendiri sebelumnya terlibat perselisihan dengan bosnya.

Baca juga: Karyawan Ungkap Isi Hampers Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Pegawai Senyum Senang

Sang bos mengatakan metode pembayaran itu dibenarkan sebagai "shock therapy" bagi wanita tersebut.

Apa yang dilakukan oleh si bos ini pun memicu beragam komentar di media sosial.

Peristiwa itu terungkap ketika seorang wanita berusia 19 tahun, bermarga Liu, yang tinggal di Taiwan mengatakan di media sosial bahwa bosnya memberinya sekantong plastik berisi koin sebagai gaji terakhirnya sebesar NT$6.972 (sekitar Rp 3,6 juta) saat ia mengundurkan diri.

Gaji tersebut termasuk koin NT$1, koin NT$5, dan koin NT$10.

Untuk menukarkannya di bank, Liu membutuhkan waktu satu jam untuk menyusun dan menghitungnya.

“Saya bahkan menemukan uang NT$20 (60 sen AS) hilang dan saya pun mengonfrontasi majikan saya, yang kemudian bercanda kepada orang lain, 'Ada pengemis di sini, beri dia NT$20,'” kata Liu, seperti TribunNewsmaker.com kutip dari South China Morning Post, Rabu (23/4/2025).

Si bos pun beralasan kalau tindakannya tersebut merupakan bentuk 'shock therapy'.

Ia juga mengklaim bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai respons atas sikap Liu yang buruk terhadap rekan kerja dan ketidakhadirannya yang berulang kali dari tempat kerja.

"Saya katakan padanya bahwa saat bekerja, kita perlu memperlakukan orang lain dengan hormat dan menjaga komunikasi yang baik. Tanggapannya meremehkan, mengatakan ketidaksabarannya karena dia baru saja bangun tidur," kata pemilik toko itu kepada TVBS News.

Si bos juga menuduh karyawan tersebut meminjam sebagian gajinya di muka setelah bekerja hanya sebulan.

Halaman
12