Misteri Motif Arya Daru Tinggalkan Belanjaan di Rooftop Kantor Sebelum Tewas, Ini Barang yang Dibeli

Editor: galuh palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribunnews menampilkan sosok Arya Daru. Arya Daru sempat naik ke rooftop kantor, tinggalkan barang belanjaan

Ia belum bisa mengungkap secara pasti kegiatan sang diplomat selama berada di rooftop, termasuk isi tas dan kantong belanja yang ditinggalkan.

Baca juga: Terkuak Isi Tas yang Ditinggalkan Arya Daru di Rooftop Kemenlu RI Sebelum Tewas, Barang Ditinggal

"Kami masih menelusuri dan mencocokkan semua bukti yang ada. Pembuktian harus lengkap dan menyeluruh," ujar dia.

Namun, berdasarkan informasi yang beredar, kantong belanja yang dibawa Arya Daru berisi barang dari toko pakaian.

DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribun Sinkawang menampilkan sosok Arya Daru. Polisi sudah melakukan penyelidikan, temukan sejumlah bukti baru di kasus Arya Daru (Capture YouTube Tribun Sinkawang)

Diduga isi kantong itu merupakan barang belanjaannya yang dibeli di Grand Indonesia.

Belum ada informasi yang beredar terkait isi tas ransel Arya Daru.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan berbasis scientific crime investigation untuk mengungkap kasus ini.

Bukti-bukti Utama

Berikut adalah rangkuman bukti-bukti utama yang telah ditemukan dalam penyelidikan kasus kematian Arya Daru:

Baca juga: Barang yang Kerap Dibeli Arya Daru Pangayunan di Toko Rokok Elektrik, Karyawan Sampai Heran

Barang Bukti Fisik di TKP

  • Lakban kuning yang yang melilit kepala korban.
  • Kantong kresek hitam yang yang sempat membuang Arya malam sebelum kematian.
  • Obat-obatan seperti obat sakit kepala dan lambung, sesuai riwayat medis korban.
  • Pakaian, dompet, bantal, dan sarung yang diken yang dikenakan korban saat ditemukan

Rekaman CCTV

  • CCTV menunjukkan Arya keluar kamar sekitar pukul 23.24 WIB pada 7 Juli 2025, membawa kantong kresek hitam, lalu kembali masuk tanpa membawa lagi4.
  • Rekaman juga menunjukkan penjaga kos mondar-mandir di depan kamar korban, namun tidak mengetuk pintu atas permintaan istri korban

Jejak Digital dan DNA

  • Jejak sidik jari dan DNA di TKP telah diperiksa, sejauh ini tidak ditemukan DNA asing.
  • Riwayat komunikasi digital dari ponsel dan laptop korban sedang diselidiki untuk mengungkap motif atau tekanan psikologis.

Kondisi Kamar dan Akses

  • Pintu kamar menggunakan smart lock yang hanya bisa diakses oleh Arya sendiri yang hanya bisa diakses oleh Arya sendiri.
  • Slot pintu manual ditemukan terkunci dari dalam dugaan tidak ada orang, memperkuat dugaan tidak ada orang lain yang masuk.
  • Tidak ada kerusakan pada plafon, jendela, atau saluran udara , menandakan tidak ada upaya masuk paksa.

Kesaksian Saksi

  • Lima Saksi telah diperiksa, termasuk istri, dua rekan kerja, penjaga kos, dan tetangga.
  • Karyawan toko rokok elektrik menyebut Arya sebagai pribadi tertutup, sering membeli Coca-Cola dan duduk menyendiri (Tribunnewsmaker/Tribun Bogor/Disempurnakan dengan AI)