Menurut laporan Kompas.com, pagar besi setinggi empat meter di gerbang utama Gedung DPR RI dilumuri oli guna menghambat peserta aksi mendekat.
Beberapa mahasiswa mengeluhkan tangan mereka yang lengket setelah menyentuh pagar tersebut.
Selain itu, barikade beton setinggi dua meter juga dipasang menutup akses ke gerbang belakang kompleks parlemen.
Baca juga: Ahmad Sahroni Sebut Tolol saat Respon Bubarkan DPR, Oegroseno Eks Wakapolri Sakit Hati: Tak Pantas
Puan Maharani terima penghargaan saat mahasiswa demo
Keberadaan Ketua DPR RI Puan Maharani saat demo yang menyoroti kinerja DPR RI 25 Agustus, turut disorot warganet di media sosial.
Diketahui, Ketua DPR RI Puan Maharani menerima penghargaan tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama, tanda kehormatan sipil tertinggi dari negara, dari Presiden Prabowo, pada Senin (25/8/2025).
Momen itu, bertepatan dengan hari disaat demo terjadi di Gedung DPR RI.
Dikutip dari Tribunnews, Puan menyebut penghargaan ini merupakan bentuk tanggung jawab, bukan sekadar pengakuan pribadi.
“Penghargaan ini adalah amanah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh gejolak,” ujar Puan dalam keterangannya.
Ia lalu menekankan komitmen DPR untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperbaiki kinerja.
“Setiap langkah yang saya ambil sebagai Ketua DPR akan selalu didasarkan pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan elit.” bebernya.
Pun demikian, Puan juga menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung bersamaan.
Puan menyatakan DPR akan menampung seluruh aspirasi masyarakat dan mengimbau agar penyampaian dilakukan secara damai dan saling menghormati.
(TribunNewsmaker/TribunJakarta)