SOSOK Violent Agara, Siswa SMKN 2 Kota Serang, Koma Gegara Dilempar Helm oleh Polisi, Keluarga Syok

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KOMA KARENA DILEMPAR HELM - Ini sosok Violent Agara Castillo (kiri), siswa SMKN 2 Kota Serang Banten, kondisi koma setelah dilempar helm oleh polisi, keluarga syok

Handy mengaku pihak keluarga sempat didatangi perwakilan Polda Banten yang membawa bingkisan ke RSUD Banten. Namun, bingkisan itu ditolak keluarga.

“Kalau bingkisan ini untuk meringankan pelaku, kami tidak bisa terima. Mending diambil lagi,” kata Handy.

Ia juga menuturkan bahwa sejak awal, keluarga tidak mendapat keterangan jujur dari aparat yang membawa Violent ke rumah sakit.

Tak satu pun polisi mengakui bahwa korban jatuh akibat dilempar helm.

“Karena tidak ada yang mengaku, saya konfirmasi langsung ke Mabes,” tambahnya.

Kronologi Kejadian Versi Polisi

Kombes Pol Murwoto menjelaskan, insiden bermula ketika 29 personel Dit Samapta Polda Banten melakukan patroli Maung Presisi yang dipimpin Aipda Roni Anwar, Minggu dini hari (24/8/2025).

Patroli dilakukan setelah adanya laporan masyarakat tentang aksi balapan liar di kawasan KP3B, Kota Serang.

Sekitar pukul 02.15 WIB, petugas mendapati sekelompok anak muda yang langsung kabur menggunakan motor.

Tim patroli dibagi dua jalur untuk mengejar. Saat itu, tim kedua melihat motor tanpa lampu utama melaju ke arah petugas.

“Sekira pukul 02.45 WIB, motor tersebut melaju ke arah petugas. Karena kaget, Bripda MA refleks melemparkan helm dan mengenai pengendara, yang diketahui bernama Violent Agara Casttilo,” kata Murwoto.

Lemparan itu membuat Violent terjatuh, terseret beberapa meter, dan mengalami luka serius. Ia segera dilarikan ke RSUD Banten dan kini dirawat intensif di ruang ICU.

Polisi menegaskan tidak ada bukti pemukulan yang terekam CCTV di sekitar lokasi. Namun, kronologi menunjukkan bahwa Bripda MA memang melempar helm ke arah korban yang motornya diduga hendak menabrak petugas.

 

Tribun Newsmaker | Tribun Jatim