Sementara itu, korban terlihat terpeleset saat mencoba menyeberang jalan, hingga akhirnya tertabrak dan terlindas.
Mobil sempat berhenti sejenak, namun setelah dikerumuni oleh massa, kendaraan tersebut kembali melaju, dan tubuh korban pun dilindas tanpa sempat diselamatkan.
Reaksi Komunitas Ojol
Tragedi ini memicu kemarahan di kalangan pengemudi ojek online.
Tak lama setelah kejadian, sekelompok driver ojol mendatangi Mako Brimob Polda Metro Jaya sebagai bentuk protes dan solidaritas terhadap rekan mereka yang menjadi korban.
Kapolri Buka Suara
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun akhirnya buka suara atas tragedi mobil rantis brimob tabrak dan lindas driver ojol di Pejompongan tersebut.
"Tentunya kita akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi. Saya kira tadi Pak Kadiv Propam sudah menyampaikan dan saya pastikan untuk dilanjutkan," ucap Listyo.
Baca juga: Saksi Mata Sebut Rantis Brimob Coba Tabrak Para Demonstran, Tewaskan Affan Kurniawan: Ugal-ugalan
Viral di Media Sosial
Peristiwa tewasnya seorang driver ojol usai ditabrak dan dilindas kendaraan taktis brimob, menuai kecaman masyarakat.
Driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas oleh mobil Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan yang ketika itu sedang membubarkan demonstran.
Peristiwa itu terekam oleh kamera warga hingga viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, sambil menyalakan sirine, mobil rantis Brimob Polri itu melaju kencang ke arah pendemo yang langsung berhamburan.
Namun, ada salah seorang pengemudi ojol yang tak sempat menjauh, akhirnya menjadi korban tertabrak dan terlindas mobil operasional Polri itu.
Video itu memperlihatkan, setelah menabrak korban, kendaraan rantis Brimob Polri tersebut sempat berhenti beberapa detik, namun mobil itu kembali melanjutkan lajunya.