Di tengah kesedihan itu, ada sedikit kelegaan bagi pihak keluarga karena perusahaan tempat Umar bekerja, yakni Grab, menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan Umar.
“Bagi saya selaku keluarga korban sangat berterima kasih banyak ada perusahaan yang mau tanggung jawab,” ungkap Syaripudin penuh rasa syukur.
Ucapan itu seakan menunjukkan betapa berat beban yang harus dipikul keluarga Umar jika seluruh biaya pengobatan ditanggung sendiri.
Kasus Umar kini menjadi sorotan publik, karena menunjukkan bagaimana kericuhan aksi buruh tak hanya berdampak pada peserta demo, tetapi juga masyarakat biasa yang kebetulan berada di lokasi.
Kisah Umar dan Affan menjadi bukti nyata bahwa kericuhan massa dapat menghadirkan tragedi kemanusiaan yang seharusnya bisa dihindari apabila semua pihak lebih mengedepankan cara-cara persuasif.
Kini masyarakat menantikan langkah tegas dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak lagi terulang, serta memastikan keadilan bagi para korban salah sasaran seperti Umar.
Baca juga: Sosok Affan Kurniawan, Ojol Muda dari Palmerah Jakbar yang Tewas Terlindas Mobil Brimob saat Demo
Driver Ojol Tewas
Sebelumnya, beredar viral video kendaraan taktis (rantis) Brimob melaju kencang membubarkan massa demo dan melindas seorang driver ojek online (ojol).
Setelah menabrak dan melindas driver ojol, rantis Brimob tetap melaju kencang dan sempat dikejar warga.
Driver ojol bernama Affan Kurniawan (21) menjadi korban, hingga dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, namun nyawanya tak tertolong.
Mobil rantis Brimob yang melindas korban adalah kendaraan taktis lapis baja berjenis Barracuda yang digunakan untuk pengamanan massa.
Insiden ini terjadi di Jalan Penjernihan I, kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kericuhan terjadi setelah massa demo buruh membubarkan diri dari Gedung DPR RI dan diganti massa mahasiswa dan warga.
Kericuhan menyebar hingga malam hari dan terjadi insiden pengemudi ojek online (ojol) tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan.
Lokasi Affan ditabrak rantis Brimob sekitar 1,2 kilometer dari Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat.