Breaking News:

Iran vs AS

Cara Cerdik Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain & Dubai, Lumpuhkan Banyak Organisasi Bisnis

Cara cerdik Iran serang pusat data AS di Bahrain dan Dubai, bisa lumpuhkan banyak organisasi bisnis.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat.
  • Iran melancarkan serangan drone yang menargetkan fasilitas pusat data milik Amazon Web Services.
  • Serangan tersebut terjadi di dua lokasi strategis, yakni di wilayah Bahrain dan Dubai.
 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps dilaporkan melancarkan serangan drone yang menargetkan fasilitas pusat data milik Amazon Web Services.

Serangan tersebut terjadi di dua lokasi strategis, yakni di wilayah Bahrain dan Dubai, yang dikenal sebagai pusat penting infrastruktur digital di kawasan Teluk.

Menurut laporan Fars News Agency pada Rabu (4/3/2026), operasi itu dilakukan untuk memetakan sejauh mana fasilitas pusat data tersebut berperan dalam mendukung aktivitas intelijen maupun kepentingan militer pihak yang dianggap sebagai lawan oleh Iran.

Serangan ini menambah daftar panjang target strategis yang berkaitan dengan infrastruktur teknologi global.

Pihak Amazon melalui divisi cloud-nya juga membenarkan adanya insiden yang terjadi di salah satu fasilitas mereka di Bahrain.

Perusahaan tersebut menyebut sebuah drone jatuh dan menghantam area yang berada tidak jauh dari fasilitas pusat data mereka.

“Serangan-serangan ini telah menyebabkan kerusakan struktural, mengganggu pasokan listrik ke infrastruktur kami, dan dalam beberapa kasus memerlukan pemadaman kebakaran yang mengakibatkan kerusakan air tambahan,” bunyi pernyataan AWS, dikutip dari CNN.

Peristiwa ini memunculkan kembali pertanyaan besar mengenai mengapa pusat data menjadi target serangan dalam konflik modern.

Baca juga: AS Pertama Kali Pakai Torpedo Sejak Perang Dunia 2, Misi Ledakkan Kapal Iran, Negara Lain Ikut Repot

PERANG IRAN AS - Kapal perang Iran terlihat saat latihan angkatan laut gabungan dengan angkatan laut Rusia di Samudera Hindia, Iran 16 Februari 2021.
PERANG IRAN AS - Kapal perang Iran terlihat saat latihan angkatan laut gabungan dengan angkatan laut Rusia di Samudera Hindia, Iran 16 Februari 2021. (Dok./IRANIAN ARMY/WANA)

Dalam era digital saat ini, pusat data memegang peran yang sangat vital karena hampir seluruh aktivitas digital global bergantung pada fasilitas tersebut.

Banyak pihak bahkan menyebut bahwa data kini memiliki nilai strategis layaknya minyak di masa lalu.

Jika data dianggap sebagai sumber daya baru yang sangat berharga, maka pusat data dapat dianalogikan sebagai kilang yang mengolah dan menyimpan sumber daya tersebut.

Tidak mengherankan jika infrastruktur digital semacam ini menjadi sasaran bernilai tinggi dalam konflik geopolitik.

Beberapa hari sebelum serangan terhadap fasilitas AWS, Iran juga diketahui menargetkan fasilitas energi milik Saudi Aramco yang merupakan perusahaan minyak terbesar di dunia.

Selain nilai strategisnya, pembangunan pusat data sendiri membutuhkan investasi yang sangat besar, bahkan mencapai miliaran dolar.

Kerusakan terhadap fasilitas semacam ini berpotensi melumpuhkan ekosistem bisnis yang luas.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Tags:
IranAmerika SerikatBahrainDubai
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved