Iran vs AS
Uni Emirat Arab Keluar OPEC, Harga Minyak Dunia Bisa Turun Tajam di Pasaran, Produksi Akan Melimpah
Langkah mengejutkan datang dari Uni Emirat Arab (UEA) yang memutuskan keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Keputusan Uni Emirat Arab keluar dari OPEC memicu perhatian dan respons dari Rusia.
- Rusia menilai langkah tersebut dapat meningkatkan produksi minyak dunia dan berpotensi menurunkan harga minyak ke depan.
- Rusia sebagai anggota OPEC+ selama ini diuntungkan dari kenaikan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Langkah mengejutkan datang dari Uni Emirat Arab (UEA) yang memutuskan keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Keputusan tersebut langsung menuai respons dari Rusia.
Pemerintah Rusia menilai, langkah UEA berpotensi memicu perubahan besar di pasar energi global.
Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov, menyebut keluarnya UEA dari OPEC bisa berdampak pada meningkatnya produksi minyak oleh negara-negara penghasil.
Kondisi itu, menurutnya, berpeluang menekan harga minyak dunia di masa mendatang.
Diketahui, Rusia sendiri merupakan bagian dari kelompok OPEC+, yang selama ini bekerja sama dengan negara-negara anggota OPEC dalam mengatur kebijakan produksi minyak.
Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Pengacara, Nadiem Dipaksa Hadiri Sidang Meski Sakit, Jaksa Tegas Membantah
Koordinasi tersebut dilakukan guna menjaga stabilitas harga minyak di pasar internasional.
Di sisi lain, Moskwa selama ini dipandang sebagai salah satu pihak yang diuntungkan dari lonjakan harga minyak global.
Kenaikan harga tersebut dipicu oleh ketegangan dan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Situasi ini membuat dinamika pasar energi dunia semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.
"Hari ini kita mendengar bahwa salah satu negara, Uni Emirat Arab, meninggalkan OPEC,” kata Siluanov pada Rabu (29/4/2026), dilansir Reuters.
“Apa artinya ini? Artinya negara tersebut dapat memproduksi minyak sebanyak yang memungkinkan kapasitas produksinya dan melepaskannya ke pasar," lanjut dia.
Baca juga: Gencatan Senjata dengan AS Segera Berakhir! Iran Siapkan Kejutan Besar di Medan Perang
Harga minyak global berpotensi turun
Siluanov mengatakan bahwa keluarnya UEA dapat potensi menurunkan harga minyak dunia ke depannya dalam kondisi tertentu.
"Jika negara-negara OPEC menjalankan kebijakan mereka secara tidak terkoordinasi (setelah keluarnya UEA) dan memproduksi minyak sebanyak kapasitas produksi mereka dan sebanyak yang mereka inginkan, harga akan turun sesuai dengan itu," ujarnya.
Dia menekankan bahwa untuk saat ini harga minyak didukung oleh blokade Selat Hormuz, dan prediksinya mengenai kelebihan pasokan mengacu pada situasi ketika jalur tersebut dibuka kembali di masa mendatang.
Sumber: Kompas.com
| Uni Emirat Arab Keluar OPEC, Harga Minyak Dunia Bisa Turun Tajam di Pasaran, Produksi Akan Melimpah |
|
|---|
| Pengakuan Trump Diminta Buka Selat Hormuz, Sebut Iran Kini dalam Keadaan Runtuh: Sesegera Mungkin |
|
|---|
| Langkah Berani Amerika Serikat! Kapal Terkait Iran Digeledah, Eskalasi Konflik Kian Panas |
|
|---|
| Pernyataan Terbaru Donald Trump, Sebut Iran Sedang Runtuh, AS Didesak Segera Buka Selat Hormuz |
|
|---|
| Donald Trump Buka Suara Usai Insiden Penembakan: Tegaskan Tak Gentar, Siap Menangkan Perang di Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ilustrasi-kilang-minyak-indonesia-berencana-membeli-minyak-mentah-dari-rusia.jpg)