Breaking News:

Iran vs AS

Trump Dinilai Plin-plan Hadapi Iran, Sempat Marah hingga Beri Ancaman, Kini Setuju Gencatan Senjata

Trump dinilai plin-plan hadapi Iran, sempat marah hingga beri ancaman, kini setuju gencatan senjata.

Tayang:

Mereka sebaiknya segera serius, sebelum terlambat, karena begitu itu terjadi, TIDAK ADA JALAN KEMBALI, dan itu tidak akan menyenangkan!” bunyi Trump dalam ancamannya.

Meski demikian, pada hari yang sama ia kembali memperpanjang tenggat waktu hingga 10 hari, sembari menyebut ada negosiasi terkait konflik AS-Israel Vs Iran yang berjalan sangat baik.

Lantas pada 30 Maret 2026, Trump menyebut kemungkinan tercapainya kesepakatan, namun di saat yang sama mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran.

Kami akan mengakhiri ‘kunjungan’ kami yang menyenangkan di Iran dengan meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya semua Pembangkit Listrik, Sumur Minyak, dan Pulau Kharg mereka (dan mungkin juga semua pabrik desalinasi!),” ujar Trump.

Ancaman terus meningkat mendekati tenggat waktu yang ditetapkan Trump.

Dalam unggahan yang disinyalir penuh amarah, Trump menulis:

Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, kalian ba***gan gila, atau kalian akan hidup di Neraka.

Sehari sebelum tenggat, Trump bahkan menyatakan:

Seluruh negara itu bisa direbut dalam satu malam, dan malam itu mungkin besok malam.

Dan pada hari Selasa (7/4/2026) Trump mengancam dengan mengatakan “seluruh peradaban akan mati malam ini,” 

Baca juga: Donald Trump Ancam Ratakan Iran, Tuntut Selat Hormuz Segera Dibuka Atau Akan Diserang Membabi Buta

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (APTN)

Trump Setuju Gencatan Senjata

Hingga akhirnya Trump menyatakan telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran pada Selasa (7/4/2026).  

Keputusan ini diambil dengan syarat utama bahwa Teheran bersedia membuka kembali jalur penting Selat Hormuz.  

Kesepakatan tersebut juga mendapat persetujuan dari Israel, sebagaimana disampaikan oleh seorang pejabat Gedung Putih, mengutip CNN, Rabu (8/4/2026).  

Hal ini menandai adanya upaya deeskalasi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir. 

Langkah menuju gencatan senjata ini tidak lepas dari peran diplomasi internasional.  

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Tags:
gencatan senjataTrumpIranAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved