Berita Viral
Fakta Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Samudra Atlantik, WHO Pastikan Bukan Pandemi
WHO pastikan wabah hantavirus di kapal pesiar Atlantik bukan pandemi, penumpang sempat panik.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- WHO memastikan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius bukan pandemi baru seperti Covid-19.
- Tercatat delapan kasus dengan tiga korban meninggal dunia, diduga terkait strain Andes hantavirus.
- Penularan disebut berasal dari kontak dengan hewan pengerat terinfeksi dan risiko wabah global dinilai rendah.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Wabah hantavirus yang dilaporkan terjadi di kapal pesiar MV Hondius saat berlayar di Samudra Atlantik sempat memicu kekhawatiran luas di tengah masyarakat internasional.
Sejumlah penumpang dikabarkan mengalami gejala serius hingga harus mendapatkan penanganan medis intensif selama pelayaran berlangsung.
Insiden tersebut dengan cepat menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya penyebaran virus mematikan di area tertutup kapal pesiar yang membawa ratusan penumpang.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pun akhirnya buka suara untuk memberikan klarifikasi terkait situasi tersebut.
WHO menegaskan bahwa kasus hantavirus yang ditemukan bukan merupakan pandemi dan tidak menunjukkan pola penyebaran global seperti Covid-19.
Menurut penjelasan otoritas kesehatan, hantavirus umumnya menular melalui paparan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi.
Pihak kapal pesiar juga disebut langsung menerapkan prosedur darurat dengan melakukan isolasi terhadap penumpang yang mengalami gejala mencurigakan.
Sementara itu, investigasi masih terus dilakukan guna memastikan sumber paparan virus serta mencegah penyebaran lebih lanjut di lingkungan kapal.
Berikut fakta-fakta wabah hantavirus di kapal pesiar Samudra Atlantik yang dipastikan WHO bukan pandemi global.
Baca juga: Nasib Kurir Narkoba Asal Malaysia, Selundupkan 62 Kg Sabu ke Surabaya, Divonis Penjara Seumur Hidup
Seperti diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan bahwa wabah hantavirus yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius saat berlayar di Samudra Atlantik, bukan bagian dari pandemi Covid-19 lainnya. Dalam kasus ini, dilaporkan tiga orang tewas dan beberapa lainnya sakit.
Menurut Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus penularan hantavirus biasanya melalui kontak dekat yang lama, misalnya anggota keluarga, pasangan, atau petugas kesehatan.
“Pada tahap ini, risiko kesehatan masyarakat secara keseluruhan masih rendah," ujar Tedros dalam keterangannya dilansir dari UN News, Jumat (8/5/2026).
Hantavirus adalah virus zoonosis yang dibawa hewan pengerat dan ditularkan ke manusia melalui kontak dengan urin, air liur, serta kotoroan hewan yang terinfeksi.
Strain Andes, yang ditemukan di beberapa bagian Amerika Latin adalah satu-satunya hantavirus yang mampu menular dari manusia ke manusia secara terbatas.
Wabah hantavirus sangat berbeda dari pandemi virus corona tahun 2020 yang menewaskan jutaan orang di dunia.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Nasib Kurir Narkoba Asal Malaysia, Selundupkan 62 Kg Sabu ke Surabaya, Divonis Penjara Seumur Hidup |
|
|---|
| Fakta-fakta Kasus Kiai Cabul di Ponpes Pati: Pelaku Beraksi pada 2020-2024, Modus Minta Dipijat |
|
|---|
| Pengakuan Mengejutkan K, Santriwati Korban Kiai Cabul di Pati: Keluarga dan Kuasa Hukum Diintimidasi |
|
|---|
| Pelarian Cerdik Kiai Cabul di Pati Kandas, Niat Kelabui Polisi Gagal, Berakhir Tertangkap Aparat |
|
|---|
| Terbongkar Modus Kiai Cabul di Pati, Santriwati Diarahkan Tidur Bareng dengan Dalih Penyembuhan |
|
|---|