Iran vs AS
Donald Trump-Netanyahu Tak Akur, Iran Manfaatkan Celah dan Ambil Alih Kendali Meja Perundingan
Trump dan Netanyahu tak lagi seirama, Iran memanfaatkan celah dan kini mengendalikan arah perundingan.
Editor: Eri Ariyanto
Netanyahu sendiri tengah menjalani persidangan korupsi di Israel, dan Trump berulang kali menyerukan agar Netanyahu diampuni.
Bukan kali pertama
Serangkaian percakapan yang menegang itu bukan kali pertama.
Sebulan lalu, keduanya juga terlibat dalam diskusi yang tidak menyenangkan.
Trump bahkan dilaporkan pernah menggunakan kata-kata kasar ketika membahas Netanyahu di hadapan para tangan kanannya tahun lalu, menyindir sang PM terkait serangan terhadap Hamas di Gaza yang ditentang AS.
"Saya rasa ada kesenjangan besar," kata Danny Citrinowicz, mantan pejabat intelijen militer Israel dan peneliti senior di Institute for National Security Studies, Tel Aviv.
"Trump ingin menguras semua upaya dan tidak ingin ada pihak yang merusak proses itu," lanjutnya.
Di satu sisi, kedua pemimpin kini dikejar waktu menjelang pemilu yang akan digelar musim gugur mendatang. Namun tekanan yang mereka hadapi justru berlawanan arah.
Trump terdesak untuk segera mengakhiri perang yang telah mendorong harga energi naik dan memperlebar retakan di tubuh gerakan MAGA-nya.
Suara-suara berpengaruh seperti Tucker Carlson mulai mempertanyakan dukungan AS terhadap Israel.
Netanyahu sebaliknya berhadapan dengan para pemilih yang menuntut tindakan lebih keras terhadap Hizbullah.
Serangan drone kelompok itu telah merenggut nyawa tentara Israel dan berkali-kali memaksa warga Israel utara berlindung di bunker.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)
| Donald Trump-Netanyahu Tak Akur, Iran Manfaatkan Celah dan Ambil Alih Kendali Meja Perundingan |
|
|---|
| Timur Tengah Memanas! Trump Marah ke Oman karena Dekat dengan Iran, UEA dan Arab Saudi Ikut Murka |
|
|---|
| Ogah Tiru Jejak Perjanjian Nuklir Era Barack Obama, Donald Trump Pilih Keraskan Sikap dan Tekan Iran |
|
|---|
| Iran Tebar Keistimewaan di Selat Hormuz, Kapal China-Rusia Diprioritaskan: Dapat Perlakuan Khusus |
|
|---|
| Keputusan Akhir Soal Iran, Trump Ingin Teheran Lepas Nuklir: Yang Kurang Penting Telah Disepakati |
|
|---|