Breaking News:

Berita Viral

Dampak AS–Iran Damai, Selat Hormuz Disebut Akan Segera Dibuka, Harga Minyak Dunia Kembali Normal?

AS-Iran damai picu harapan Selat Hormuz dibuka, harga minyak dunia berpotensi kembali stabil

Tayang:
Editor: Eri Ariyanto

Ringkasan Berita:
  • AS dan Iran disebut mencapai kesepakatan damai yang membuka peluang dibukanya kembali Selat Hormuz.
  • Kabar ini memicu penurunan harga minyak dunia setelah periode fluktuasi akibat konflik di Timur Tengah.
  • Meski demikian, pemulihan pasokan dan stabilitas pasar diperkirakan tidak akan terjadi secara cepat.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Isu meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali mengguncang pasar energi global setelah muncul kabar bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan damai awal.

Salah satu dampak paling disorot adalah potensi dibukanya kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang selama ini menjadi nadi utama distribusi minyak dunia.

Selat Hormuz diketahui mengalirkan hampir seperlima pasokan minyak global, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut langsung memicu lonjakan harga.

Kini, dengan mencairnya hubungan AS–Iran, pasar mulai berspekulasi bahwa risiko geopolitik di Timur Tengah dapat berkurang secara signifikan.

Analis energi menilai, jika pembukaan Selat Hormuz benar-benar terjadi, maka tekanan terhadap pasokan minyak dunia bisa mereda.

Hal ini berpotensi membuat harga minyak global kembali stabil setelah periode fluktuasi akibat ketegangan politik.

Namun, sejumlah pihak tetap berhati-hati karena situasi di kawasan tersebut dikenal sangat dinamis dan mudah berubah.

Investor global pun terus memantau perkembangan implementasi kesepakatan damai ini secara ketat.

Di sisi lain, negara-negara produsen minyak juga bersiap menyesuaikan strategi produksi jika arus distribusi kembali normal.

Dengan berbagai faktor tersebut, pasar kini menanti kepastian: apakah harga minyak dunia benar-benar akan kembali stabil seperti sebelum konflik memanas.

Baca juga: Respons Mengejutkan Perdana Menteri Israel Netanyahu Usai AS-Iran Damai, Singgung Isi Kesepakatan

 

Seperti diketahui, harga minyak dunia menurun setelah Pakistan, yang menjadi mediator untuk mengakhiri perang Amerika Serikat (AS)-Iran, mengumumkan kesepakatan damai yang menurut Presiden Donald Trump akan membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz.

Minyak mentah Brent, yang merupakan acuan global, turun 4,3 persen menjadi 83,55 dollar AS per barrel pada Senin (15/6/2026). Adapun minyak yang diperdagangkan di AS turun 4,9 persen menjadi 80,74 dollar AS.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, upacara penandatanganan resmi akan diadakan di Swiss, pada Jumat 19 Juni 2026.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengonfirmasi dalam percakapan telepon di stasiun televisi pemerintah bahwa kesepakatan dengan AS telah dirampungkan.

Halaman 1/2
Tags:
Riki Hendra Saputraanggota DPRDLampung TengahAmerika SerikatIranSelat Hormuzharga minyak dunia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved