Sosok Faisal Tanjung, Disebut Laporkan 2 Guru SMAN 1 Luwu Utara hingga Dipecat, Ini Profesinya
Nama Faisal Tanjung disorot usai disebut pelapor dua guru SMAN 1 Luwu Utara hingga dipecat.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Terungkap sosok oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) disebut yang melaporkan guru SMAN 1 Luwu Utara Rasnal dan Abdul Muis hingga berujung dipecat.
- Salah satu sosok pelapor bernama Faisal Tanjung.
- Faisal Tanjung disebut-sebut sebagai aktivis LSM pelapor dua guru SMA di Lutra, Sulawesi Selatan (Sulsel).
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama Faisal Tanjung mendadak mencuat setelah disebut sebagai sosok yang melaporkan dua guru SMAN 1 Luwu Utara hingga kehilangan status ASN.
Di tengah derasnya dukungan publik kepada Rasnal dan Abdul Muis, publik kini menelusuri siapa sebenarnya pria yang berada di balik laporan tersebut.
Riwayat organisasi, kiprah sebagai aktivis, hingga sepak terjangnya dalam berbagai aduan kini kembali disorot satu per satu.
Baca juga: Sosok Ribka Tjiptaning, Kader PDIP yang Dipolisikan karena Sebut Soeharto Pembunuh Jutaan Rakyat
Terungkap sosok oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) disebut yang melaporkan guru SMAN 1 Luwu Utara Rasnal dan Abdul Muis hingga berujung dipecat.
Salah satu sosok pelapor bernama Faisal Tanjung.
Nama Faisal Tanjung ramai dicari netizen di media sosial.
Faisal Tanjung disebut-sebut sebagai aktivis LSM pelapor dua guru SMA di Lutra, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dua guru tersebut yakni Rasnal dan Abdul Muis.
Mengutip Tribun-Timur.com di akun Facebook-nya, Faisal Tanjung lahir di Masamba, Lutra.
Ia pernah menempuh pendidikan di Universitas Palopo.
Faisal Tanjung menikah pada 12 September 2021.
Saat ini, Faisal Tanjung menjabat Wakil Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda, DPC GMNI Lutra.
DPC GMNI singkatan dari Dewan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.
Pernah Laporkan KPU ke Bawaslu
Penelusuran Tribun-Timur.com, Faisal Tanjung pernah melaporkan KPU Lutra ke Kantor Bawaslu Lutra, Kamis, 30 Mei 2024.
Faisal Tanjung melaporkan terkait tindakan tidak profesional dan tidak transparan yang dilakukan Komisioner KPU Luwu Utara dalam proses pembentukan badan ad hoc PPK dan PPS Se-Luwu Utara.
| Inflasi Kota Bandung Meroket Jadi yang Tertinggi di Jabar, Wali Kota Farhan Bongkar Faktor Pemicunya |
|
|---|
| Jalan Adi Sumarmo Kartasura Segera Dibeton, Kontrak Proyek Rp8 Miliar Resmi Ditandatangani |
|
|---|
| Modus Tak Lazim di Lapas Banceuy Bandung, Sabu Disembunyikan di Area Sensitif Pria: Terendus Petugas |
|
|---|
| Jelang Pembukaan CPNS 2026, Pemkab Sukoharjo Ajukan 320 Formasi |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan 2 WNA Rusia Pembawa 7,8 Kg Hashish di Bali, Sempat Tabrak Warga Saat Kabur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Nama-Faisal-Tanjung-disorot-usai-disebut-pelapor-dua-guru-SMAN-1-Luwu-Utara-hingga-dipecat.jpg)