Sosok Abdul Halim, Pacar Dewi Astutik Gembong Narkoba Internasional, Ternyata Orang Pakistan
Pacar Dewi Astutik ikut terseret, Abdul Halim asal Pakistan diduga punya peran di jaringan narkoba.
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Terungkap sosok pria yang bersama Pariyatin (42) alias Dewi Astutik gembong narkoba internasional asal Indonesia ditangkap di Sihanoukville, Kamboja bersama pria, pada Senin (1/12/2025).
- Seperti diketahui, Dewi Astutik ditangkap saat berada di sebuah hotel di Sihanoukville, menaiki mobil Toyota Prius putih bersama pria.
- Pria tersebut ternyata pacar Dewi Astutik yang merupakan warga negara Pakistan yang kerap dipanggil Abdul Halimm.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama Abdul Halim mendadak ikut terseret setelah tertangkapnya Dewi Astutik.
Pria yang disebut-sebut sebagai pacar Dewi Astutik itu rupanya berasal dari Pakistan.
Identitas dan peran Abdul Halim kini mulai terkuak seiring pendalaman kasus oleh aparat.
Baca juga: Sosok Dono Kasino Indro, Kader PKS yang Viral Usai Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Lombok Tengah
Terungkap sosok pria yang bersama Pariyatin (42) alias Dewi Astutik gembong narkoba internasional asal Indonesia ditangkap di Sihanoukville, Kamboja bersama pria, pada Senin (1/12/2025).
Seperti diketahui, Dewi Astutik ditangkap saat berada di sebuah hotel di Sihanoukville, menaiki mobil Toyota Prius putih bersama pria.
Pria tersebut ternyata pacar Dewi Astutik yang merupakan warga negara Pakistan yang kerap dipanggil Abdul Halimm.
Hal ini diungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Suyudi Ario Seto yang mengatakan sosok pria bersama Dewi Astutik pacarnya.
"Lelaki tersebut diakui sebagai WN Pakistan dengan panggilan Abdul Halim yang diduga sebagai pacar Dewi Astutik alias Paryatin," ungkapnya kepada wartawan Rabu (3/12/2025).
Menurutnya, identitas lelaki masih terus dilakukan penyelidikan oleh Pol Kamboja.
Komjen Suyudi menegaskan Dewi Astutik merupakan DPO negara Korea Selatan.
Saat ini BNN juga melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Korea pasca tertangkapnya Iqbal WNI rekrutan Dewi Astutik di Jeju Korea oleh Bea Cukai Korsel.
Dewi Astutik Ditangkap sedang Bersama Pria
Sebelumnya, BNN mengetahui keberadaan Dewi Astutik setelah menerima informasi intelijen pada 17 November 2025.
Informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh Kedeputian Berantas serta Kedeputian Hukum dan Kerja Sama.
Suyudi menyebut bahwa kerja cepat tim sangat menentukan arah operasi.
"Begitu informasi intelijen masuk, kami langsung bergerak karena setiap jam menentukan posisi target,” kata Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, dikutip Kompas.com
| 5 UPZ Klaten Raih Penghargaan 2025, Bupati Hamenang: Peran Zakat 'Tangan Kiri' Bantu Warga Klaten |
|
|---|
| Ketua DPRD Nurjayanto Ikut Antar Keberangkatan 355 Calon Haji Kloter 63 ke Donohudan Boyolali |
|
|---|
| Lepas 355 Calon Haji Kloter 63 Sukoharjo, Bupati Etik Bekali Jaket Merah hingga Makanan Kering |
|
|---|
| 6.700 Anak di Bandung Ternyata Belum Imunisasi, Walikota Muhammad Farhan: Masuk Kategori 'Zero Dose' |
|
|---|
| Warga Bandung Jabar Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Sungai Citepus: Kondisinya Sudah Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Dewi-Astutik-alias-Mami-buronan-gembong-narkoba-dua-ton-sabu-jaringan-Golden-Triangle.jpg)