Kabupaten Sukoharjo
Tekankan Program Sukoharjo Mengaji, Bupati Etik Ingatkan Kerukunan Umat Beragama
Bupati Sukohatjo Etik Suryani mengajak umat Muslim untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah demi kemaslahatan umat.
Editor: Delta Lidina
TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARJO - Dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, Bupati Sukoharjo Etik Suryani menggelar pengajian di Pendapa Graha Satya Praja (GSP), kompleks Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Sukoharjo, Senin (26/1/2026) kemarin.
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Bupati Sukohatjo Etik Suryani mengajak umat Muslim untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah demi kemaslahatan umat dan bangsa.
Ia menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual sumber daya manusia (SDM).
“Peringatan Isra Miraj menjadi momentum bagi umat Muslim di Sukoharjo untuk memperkokoh iman, memperbaiki akhlak, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah,” kata Etik Suryani.
Sebagai bentuk perhatian terhadap pembangunan manusia dan sektor spiritual, Pemkab Sukoharjo menggulirkan program Sukoharjo Mengaji.
Program ini menjadi instrumen untuk memperkuat dan memperdalam pemahaman keagamaan masyarakat Muslim di Sukoharjo.
Salah satu implementasi program tersebut adalah pengajian rutin bulanan yang digelar setiap tanggal 1 di rumah dinas Bupati, serta peringatan hari-hari besar Islam, termasuk peringatan Isra Miraj.
Baca juga: Beri Arahan di Forum Konsultasi Publik RKPD, Bupati Sukoharjo Persiapkan Pembangunan Daerah 2027
Orang nomor satu di Sukoharjo itu juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kerukunan antarumat beragama serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah.
Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang harmonis demi mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Melalui pengajian, masyarakat tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat silaturahmi. Kerukunan dan kekompakan harus kita jaga bersama-sama untuk menciptakan kehidupan yang harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Djumari, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian memiliki peran penting dalam pengembangan karakter dan akhlak masyarakat, seperti menumbuhkan rasa tanggung jawab serta sikap saling menghormati.
Ia juga menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sukoharjo yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, capaian tersebut menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah dan berada di atas rata-rata provinsi.
“Nilai IPM ini mencerminkan pembangunan manusia dari berbagai aspek, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga mental spiritual yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan seperti pengajian rutin,” singkatnya, Selasa (27/1/2026). (TribunSolo.com, Anang Ma'ruf)
Sumber: Tribun Solo
| Beri Arahan di Forum Konsultasi Publik RKPD, Bupati Sukoharjo Persiapkan Pembangunan Daerah 2027 |
|
|---|
| Jembatan Karangwuni–Karakan Ambrol, Kini Kokoh Lagi Bupati Sukoharjo Harap Dongkrak Ekonomi Warga |
|
|---|
| Bupati Sukoharjo Resmikan Sumur Bor di Desa Karangwuni, Hasil Kolaborasi Pemkab, TNI, dan Pengusaha |
|
|---|
| Antisipasi Kenakalan Remaja, Disdik dan Yayasan di Sukoharjo Perkuat Karakter Anak Usia Dini |
|
|---|
| Tak Lagi Rawan Laka, Simpang Empat Wahyu Sukoharjo Kini Dipasangi Traffic Light |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Dalam-rangka-memperingati-Isra-Mikraj-Bupati-Sukoharjo-Etik-Suryani.jpg)